BEGAL BERAKSI, TAK PEDULI ANAK BUPATI

0
24
Brebes-Pionline
Peringatan bagi para pengendara di jalur Pantura, baik menggunakan sepada motor atau mobil, tanpa rasa takut lagi dan kapan saja ada kesempatan pasti beraksi.
Seperti baru – baru ini, kejadian menimpa pada kendaraan bernomor polisi G 1 DA yang di setiri oleh El Santi Nabila, yang saat itu sendirian dari arah Tegal menuju Brebes di buntuti oleh mobil warna putih dari jenis yang sama yaitu HRV bernopol BL4 CU, dan memepednya.
” Pelaku menggedor- gedor mobil korban, sambil berkoordinasi dengan kepolisian dan melaporkan kejadian tersebut” ujar AKBP Gatot Yulianto,S.H.,MH kepada awak media di Mapolres Brebes.
Dengan tenang dan dari arahan polisi, korban terus melaju dan masuk di SPK Polres, pelaku turut masuk di belakangnya yang di ketahui, Zaki Rohman (34) dan Sidik Sulaiman ( 26 ) keduanya warga Bandung. Salah seorang berada di Sentra Pelayanan ( spk-red) mengikuti korban dan Satunya, Zaki sempat marah- marah pada petugas jaga saat di minta menunjukan identitas dan masuk mobil,
Dengan cepat, petugas menutup portal, namun pelaku mengacungkan pisau tanpa ragu menggenjot mobilnya menabrak portal dan lari ke arah Tegal.
Pengejaranpun terjadi berakhir di jalur Pantura Kaligangsa Tegal.
” Untuk antisipasi kabur, pelaku di lumpuhkan dengan timah panas “Sambung Kapolres Brebes.
Dari pelaku di dapati sabu seberat 2 gram dan plat kendaraan palsu.
“Pelaku dan kendaraan serta alat bukti sudah di amankan, kami akan terus lakukan pengembangan penyelidikan dari kasus ini, tunggu saja kelanjutannya ” tukasnya.
Mungkin orang belum banyak yang tahu bahwa –
El Santi Nabila merupakan satu dari anak kembarnya Bupati Brebes Idza Priyanti yang baru pulang acara bukber, ada dugaan bahwa pelaku sudah mengincarnya, karena korban saat itu memang sendirian ketika mobil korban bergerak lantas kawanan  mengikuti nya hingga terjadi pemepetan.
Entah ini kelengahan atau apapun namannta, biasanya seorang Bupati dan keluarganya mendapatkan protap pengawalan dimana dan kemana perginya, mengingat atas keselamatannya dari ancaman yang bisa saja terjadi dimana dia bagian dari figur publik.
Kasatreskrim melalui Kanit Reskrim,Titok Pramono, S.H belum bersedia menerangkan,
“Tunggu saja, nanti Pak Kasat yang menyampaikan ” tukasnya saat di konfirmasi mengenai pelaku.
Bagi mata telinga seorang wartawan, masih penasaran, siapa pelaku tersebut…? sebab aksinya berani masuk ke Mapopolres dan bentak – bentak petugas, dan kategori umur mereka  masih muda. Sebenarnya..apakah dia itu sampe buta dalam aksinya,
keberanian aksinya tidak bisa di terima, namun bisa saja bahwa pelaku bisa di katakan masih amatir, atau barang kali setidaknya mengenal korban sehingga jadi sasaran aksinya.
Kejadian ini, untuk menjadi pelajaran agar masyarakat waspada berada dalam  jalanan, terutama di jalur Pantura, yang cukup panjang rutenya, tutup Titok dengan meminta media bersabar.
Tapi siapun mereka, biar penyidik yang akan mendalami dan mengusur kasus ini sampai ada titik terang dan jelas.
Laporan : Mohammad Riyadi MPI Biro Brebes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here