Antisipasi Libur Lebaran 1442 H Fasilitas  Pelayanan Kesehatan Kabupaten Sumedang Disiagakan

0
11
Antisipasi Libur Lebaran 1442 H Fasilitas  Pelayanan Kesehatan Kabupaten Sumedang Disiagakan
Sumedang, MPI
Dalam upaya pelayanan kesehatan dan penerapan protokol kesehatan ditempat-tempat umum dan tempat ibadah serta lokasi wisata, dinas kesehatan kabupaten sumedang melalui bidang pelayanan kesehatan menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan di 35 puskesmas, 3 Rumah sakit, serta PSC 119. Selain itu juga menyiapkan pos kesehatan di 17 titik pos sekat dan pos pengamanan, hal tersebut diutarakan  kepala bidang pelayanan kesehatan pada dinas kesehatan kabupaten sumedang, Emay Kusmayati, kepada awak media di aula dinas kesehatan kabupaten sumedang pada senin 10/5/2021.
Dikatakan Emay Kusmayati bahwa, pelarangan mudik lebaran 1442 H dalam upaya pengendalian penyebaran covid-19 maka dinas kesehatan kabupaten sumedang meningkatkan kewaspadaan dini terhadap kejadian darurat salah satunya dengan meningkatkan promosi kesehatan dan pemantauan pelaksanaan prokes kepada masyarakat terutama pada kegiatan masyarakat yang berpotensi terjadinya kerumunan seperti di pusat perbelanjaan, pasar tradisional, tempat ibadah, serta tempat wisata dan tidak henti-hentinya melakukan koordinasi dengan lintas sektor melakukan testing, tracing, dan treatment terutama bagi warga dari luar kota, ungkapnya
” Kali ini mungkin kami melakukan kegiatan pos pelayanan kesehatan di 17 titik itu baru kali ini , jadi kerja yang cukup keras dan ini harus dikoordinasikan dari 35 puskesmas yang ada di kabupaten sumedang baik yang rawat inap maupun yang non rawat inap kami buka posko 24 jam kemudian disiagakan juga di 12 titik pos sekat dan 5 titik pos pengamanan jadi jumlahnya 17 titik, dari tiap titik yang kami persiapkan terdiri dari 2 puskesmas yang dibagi jadi 2 shif, setiap shif masing-masing 2 orang tenaga kesehatan dan 1 sopir Ambulance,” tuturnya.
Ditempat yang sama, kepala seksi pelayanan kesehatan primer dan kesehatan tradisional pada dinas kesehatan kabupaten sumedang, dr.H. Rahmatullah sidik menambahkan bahwa, sebenarnya tujuan dari pemerintah adalah bukanya ga boleh mudik akan tetapi jangan sampai orang-orang yang bisa menahan diri menularkan pada yang lain di daerah karena kondisi covid 19 sekarang itu kebanyakan orang dengan tanpa gejala apalagi jika banyak orang bebas masuk ke sumedang.
Dikatakanya, mengantisipasi kemungkinan adanya pergerakan aglomerasi maka dinas kesehatan kabupaten sumedang menyiapkan pos kesehatan ini, karena menurut data sekarang saja mulai tanggal 6-9 mei  sudah terjadi 46 orang luka ringan dan 5 luka berat serta 1 orang meninggal akibat kecelakaan, ungkapnya.
“Dari tanggal 6-9 yang luka ringan 46 yang luka berat ada 5 dan ada 1 yang meninggal itu di hegarmanah kecelakaan dan meninggal ditempat. Sementara di puskesmas ada 75 kasus yang ditangani dan di Rumah sakit 5 kasus.”tuturnya
Laporan MPI Sumedang : Aep Sunarya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here