Ied mubarok, 109 Narapidana Lapas kelas IIB Sumedang dapat Remisi

0
21
Sumedang-Pionline
Selama bulan suci ramadhan 1442 H lembaga pemasyarakatan kelas II B Sumedang menyelenggarakan pendidikan pesantren yang diberi nama pesantren At Taubah kepada warga binaan pemasyarakatan dengan pondok pesantren miftahul huda gunung cupu sumedang sebagai pengajarnya. Dengan adanya pendidikan keagamaan ini diharapkan para warga binaan bisa merubah karakter mereka dan bisa mengenal islam secara kaffah, hal tersebut diutarakan kepala lembaga pemasyarakatan kelas IIB Sumedang, Imam Sapto Riadi di sela-sela perayaan hari raya idul fitri 1 syawal 1442 H di lapas Sumedang kamis, 13/5/2021.
Lembaga pemasyarakatan kelas IIB Sumedang menggelar shalat idul fitri 1 syawal 1442 H di halaman lapas sumedang dengan khusyuk serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bertindak selaku imam dan khotib, Ujang Ahmad seorang imam dari pondok pesantren pagelaran II lingkungan kaum sumedang.
Dalam kesempatan tersebut, selanjutnya dilaksanakan upacara pemberian Remisi kepada 109 Narapidana dan Anak dari 218 Narapidana dan Anak penghuni lapas sumedang. dikatakan Imam Sapto Riadi, 109 Narapidana tersebut telah memenuhi syarat secara administratif maupun secara substantif sehingga oleh mentri Hukum dan Ham Republik Indonesia diberikan Remisi dan jumlahnya berpariasi dari 15 hari sampai dengan 1 bulan 15 hari. Serta ada seorang yang RK II yaitu Narapidana tersebut setelah menerima Remisi langsung bebas dan kebetulan domisilinya ada di wilayah sumedang.ungkapnya.
Dalam sambutanya menkumham yang dibacakan kepala lembaga pemasyarakatan kelas IIB Sumedang, Imam Sapto Riadi menyatakan bahwa, sistem pemasyarakatan bertujuan agar warga binaan pemasyarakatan menyadari kesalahanya, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana hingga dapat diterima kembali di lingkungan masyarakat serta dapat hidup secara wajar sebagai orang baik. Remisi yang diterima kali ini adalah salah satu hak yang diberikan oleh negara atas pencapaian yang dilakukam selama menjalani pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Semua Narapidana mempunyai kesempatan yang sama dalam program kebijakan peraturan mentri Hukum dan Ham serta dalam proses pelayanan di pemasyarakatan tidak dipungut biaya alias gratis.
“Semua langkah yang telah dilakukan merupakan upaya penyelamatan terhadap Narapidana dan Anak yang ada dalam lapas di seluruh indonesia sebagai upaya pencegahan dan penanganan covid-19 pelaksanaanya dilakukan secara selektif , ketat dan memegang prinsip ke-hati-hatian serta tidak dipungut biaya alias gratis”.
Di akhir acara kepala lembaga pemasyarakatan beserta jajaran mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1442 H.
“Saya kepala lembaga pemasyarakatan kelas IIB Sumedang beserta jajaran mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1442 H mohon maaf lahir dan batin .” Tutupnya.
Laporan MPI Sumedang : Aep Sunarya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here