DR RIANTI DARI UNIVERSITAS INDONESIA MENGADAKAN PENELITIAN  TENTANG OJEK ONLINE (OJOL) JUM’AT 

0
34
Bekasi-Pionline
Dr Rianti adalah seorang Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Indonesia yang mengadakan penelitian tentang Ojek Online ( Ojol ), yang di dampingi oleh kedua mahasiswinya Luthfi dan Luta.
Riani terjun langsung dan mewawancarai PUK  SPDT FSPMI  Wilayah  Bekasi Bang OLLE  untuk menggali  tentang keadaan pekerja ojek online di Indonesia.
Wawancara ini Sebagai Penelitian Dari Akademisi Yang Di Lakukan Dalam Rangka Untuk Mengetahui Keadaan Dan Kehidupan Pekerja Ojek Online Yang sebenar Benar Nya Sehingga Harus Turun Kelapangan Menemui Langsung Para Pelaku Pekerja Ojek Online.
Pengurus Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Digantara, Digital Dan Transpotasi Pederasi Serikat Pekrja Metal Indonesia Atau Yang Sering Di Sebut Dengan PP SPDT FSPMI, Bung Didi  Sekaligus Sebagai Pendamping Dalam Wawancara Tersebut:
1. Rianti : Bagaimana Pendapat Dari PUK Gojek Bekasi Tentang Pekerja Ojek Onlie Ini ?
1. ~ Olle Legalitas Perusahaan PT. Gojek Indonesia Tidak Transparan Tentang Badan Hukum Nya, Apakah Di kementrian Perdagangan, Kementrian Perhubungan, Kemeninfo, Bahkan Kedudukan Kantor Pusatnya Pun Tidak Jelas Di Mana, Setahu Kami Selalu Berpindah-Pindah Tempat Dan Tidak Memasang identitas Nama Perusahaan Sebagai Kantor Pusat Sebagai Mana Resmi nya.
Kondisi Pekerja Ojek Online Tidak Jelas Setatus Nya, Kemitraan Yang Seperti Apa. Apa Lagi Di Anggap Ada Hubungan Kerja, Tidak Ada Sama Sekali.Kami Sebagai Pekerja Ingin Bertemu Dengan Pimpinan Perusahaan Tidak Bisa, Apa lagi Negosiasi, Sangat Sulit. Jadi Kami Bekerja Selalu Atas Perintah Dari Perusahaan Lewat Akun Masing-Masing Driver. Kami Bekerja Narik Siang Sampai Dengan Malam, Tidak Mendapatkan Penghasilan Yang Sebanding Dengan Pendapatan Perusahaan Gojek Nya.
Perusahaan Gojek Dalam Mengadakan iven-iven Selalu Bermewah-mewahan, Sementara Kondisi Para Driver Gojek Dalam Keadaan Fakir, Lemah, Suspend Semena-mena, Sepihak, Tidak Adil Dan Aturan Semau-maunya Tampa Kompromi.
Kehadiran Serikat SPDT FSPMI Bagi Kami Sangat Membantu Sekali Misalnya, Bisa Beraudiensi Dengan Kemenaker Pusat, Audiensi Dengan Kemenhub, Bisa Mengkordinir Aksi Demo Ke PT.Gojek Indonesia Di Kemang Tahun 2017, Melakukan Judicial Reviwe Ke Mahkamah Konsitusi Tentang UU No.22 Tahun 2009,Dan Lain nya. Bahkan Kami Banyak Di Bantu Secara Ekonomi Oleh SPDT FSPMI, Di Bebaskan Sementara Dari Kewajiban Membayar iyuran Anggota. Para Driver Gojek Di Bekasi Sudah Membentuk Pimpinan Unit (PUK) SPDT FSPMI Pada Tahun 2016, Sudah Di Catatkan Di Disnaker Kabupaten Bekasi, Alamat Sekertariat Nya Di Kantor KC/PC FSPMI Bekasi  JL.Yaping Putra, Tambun.
2. RIANTI: Bagaimana Pekerja Ojek Online Di Bekasi Bisa Bergabung Dengan Serikat Pekerja SPDT FSPMI ?
2.~ Olle Ada ke Inginan Dari Para Driver Gojek Bekasi. Awal Nya Kami Bergagung Dengan Komunitas. Bersilaturahmi Dari Basecamp Ke Basecamp, Ahirnya Komunikasi Meluas Ke Antar Daerah, Kami Bertemu  Dengan SPDT FSPMI. Di Sinilah Kami Di Undang Dan Di Berikan Pengarahan Untuk Berserikat, Hingga Ahirnya Bergabung Dan Mendaftar Sebagai Anggota PUK SPDT FSPMI PT.Gojek Wilayah Bekasi.
3. Rianti : Ada Berapa Banyak Pengurus PUKGojek Bekasi, Dan Bagaimana Struktur Kepengurusanya?
3. ~ Olle Pengurus PUK Gojek Bekasi Awalnya 9 (sembilan) Orang. Anggota nya 150-an Orang. Struktur Nya Ada Ketua, Sekrtaris, Bendahara, Ketua Bidang-Ketua Bidang Dan Sekrtaris Bidang Saat ini,
Memang Jumlah Pengurus Dan Anggota Berkurang, Karna Kondisi Driver Masing-masing Mencari Kehidupan Yang Lebih Baik, Dan PUK Bersama PP FSPMI Belum Bisa memberikan Hasil Yang instan Seperti 6ang Di inginkan Para Driver, Tidak Mau ikut Proses Dalam Berjuang.
4. Rianti : Untuk Para Pekerja Perempuan Bagaimana ?
4. ~ Olle  Awalnya Anggota Perempuan Di PUK GojeK Bekasi Banyak, Tapi Saat ini Sudah Sedikit, Karna Sudah Di Sebutkan Tadi. Mpo Eni Sebagai Pengurus PUK Gojek Bekasi Alan Terus Semangat Bergabung Dengan SPDT FSPMI, karna Dengan Cara Berserikatlah Bisa Memperjuangkan Setatus Dan Hak -Hak Driver Gojek,
5. Rianti : Cara Komunikasi Apa Yang Di Lakukan Oleh SPDT FSPMI Dengan PUK Gojek Bekasi ?
5. ~ Olle Lewat Grup Whastupp, Telepon Langsung, Surat Undangan, intruksi, Rapat-Rapat Diskusi Dan Kumpul-kumpul , Selama ini  Melalui Grup whastupp, Nama Nya KATO, Singkatan Dari Komite Aksi Transpotasi Online Bantuan Dari KSPI Sebagai Alifiasinya SPDT FSPMI. Dalam KATO ini Ada Pengurus Pusat SPDT, Pengurus PUK-PUK, Anggota PUK, Driver Perorangan Ada Juga Pemerhati Yang Peduli Ojek Online.
6. Rianti : Kedepannya Dengan Cara Apa Yang Di Lakukan Oleh PUK Gojek Bekasi Bersama SPDY FSPMI ?
6.  ~ Olle PP SPDT Harus ikut Membaur Dalam Budaya Para Driver Gojek Dan Grab, Misalnya Ngopi-ngopi Bareng, Ngumpul-Ngumpul Bareng, Berkunjung Ke Basecamp-Basecamp, ikut Solidaritas Ojek Online, Bantuan sosial Dan Sejenisnya. Bentuk Formilnya Adalah Mengikut Sertakan Anggota Atau Pengurus PUK Gojek Dan Grab Dalam Pendidikan Serikat Pekerja, Berkoprasi Dalam Lingkungan Driver Gojek Grab, Jamkeswatch (Pilar Organisasi FSPMI-KSPI Dalam Bidang Kesehatan/BPJS, Sosialisasi Di Medsos Dan Lifeleat, Advokasi, Pelayanan Dan Penyimpanan Aspirasinya.
Semoga Dapat Membangkitkan Lagi Semangat Berserikat, Ayo Berserikat, Jadi Kita Kuat.
Acara ditutup dengan Makan bersama di Saung Situ Ciberem Grand wisata Tambun.
Laporan MPI Bekasi : M Iqbal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here