MAYAT LAKI – LAKI HAMPIR TAK DI KENALI,TERINDIKASI SENGAJA DI BAKAR

0
7
Brebes-Pionline
Polsek Kersana Brebes, dari Unit Reskrim dan team, langsung mendatangi lokasi sosok orang  terkapar di area Fly over Desa Kramat Sampang setelah mendapat laporan, Taryo, petani yang baru pulang dari sawah.
” Saya langsung lapor ke Polsek ” ketika di mintai keterangannya mengenai sosok manusia yang dalam keadaan tubuhnya gosong.
” Kondisinya tengkurap dan hitam seperti akibat terbakar ” lanjutnya.
Sore itu mendadak geger, sehingga orang yang penasaranpun ikut menyaksikan evakuasi mayat tersebut.
Pihak Polsek belum bisa memastikan muasal kejadian tersebut, apakah ada indikasi sengaja di bakar atau hal perbuatan tak beradab ini, motifnya masih butuh waktu, temen media di minta bersabar.
” Akan di lakukan otopsi di Rumah sakit Daerah Brebes dulu, jadi maaf kami tidak bisa memberi keterangan secara rinci ” ujar petugas yang langsung bertindak cepat.
Menurut Taryo dan warga sekitar kejadian pelaku kejahatan sering terjadi di fly over Kramat Sampang, yang masuk wilayah Kecamatan Kersana.
Penerangan dan jangkauan yang panjang dari Utara dan Selatan memang sepi, terlebih setelah jam 21.00 Wib ke atas.
” Sering buat tongkrongan anak muda ” tukas warga yang turut menyaksikan prosesi pengangkatan mayat.
Jalur yang sepi sering di gunakan untuk aksi kejahatan, termasuk indikasi pembunuhan ini, tentu saja masyarakat resah dan was – was jika mau keluar di malam hari dan are tersebut juga tidak jauh dari tempat pemakaman umum.
Masyarakat pengguna fly over berharap di jam malam pihak kepolisian berpatroli keamanan.
” Saya minta pihak Polsek secara rutin berpatroli ” pinta masyarakat.
Sementara itu, Kepolisian dalam hal ini akan  berkoordinasi dengan  Polres Brebes untuk menindak lanjuti temuan mayat yang godong terindikasi sengaja di bakar oleh pelaku.
” Kasus ini akan terus di selidiki, untuk menemukan pelakunya ” terang petugas sebelum mayat tersebut di angkut dengan mobil.
Sampai berita ini di turunkan, sosok mayat ini belum di ketahui identitasnya karena tubuhnya hampir tak bisa di kenali, mungkin setelah di lakukan otopsi baru bisa di identifikasi.
Untuk masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, di minta untuk menghubungi Polsek Kersana, agar bisa membantu mengungkapkan korban dan menangkap pelaku perbuatan tak bermoral ini.
Anang, Kepala Desa Kramat Sampang menggerakkan jajarannya untuk menggali informasi  barang kali korban adalah warganya ada yang merasa kehilangan.
Polisi untuk sementara,hanya bisa mengumpulkan bukti – bukti di lapangan untuk menjadi bahan penyelidikan selanjutnya.
” Terima kasih, disampaikan pada masyarakat yang cepat tanggapnya ” pungkas jajaran Polsek Kersana.
Laporan MPI Brebes : Mohammad Riyadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here