POLISI MEMBURU PELAKU PEMBUNUH DI FLY OVER KRAMAT SAMPANG

0
8
Brebes-Pionline
Penyelidikan secara maraton oleh pihak kepolisian terkait mayat yang di bakar tempatnya fly over Desa Kramat Sampang Kecamatan Kersana menemukan titik terang.
Setelahnya bekerja keras bersama pihak Rumah Sakit Umum  Daerah Brebes,terkuak dengan jelas.
Identitas korban(09/6).
” Teridentifikasi bernama Slamet Ariswanto 33), merupakan pekerja Ojek online ) jelasnya Iptu Puji Hayati yang juga KBO Satreskrim Brebes, di hadapan pewarta.
Korban yang di bunuh dengan sadis tak berprikemanusiaan itu merupakan warga Dukuh Mendala Desa Dampayak Kecamatan Kramat Tegal yang di temukan oleh Taryo seorang petani serta Merta melaporkan temuannya ke Mapolsek Kersana  langsung turun ke TKP menerjunkan team unit Reskrim (MPI, 9/6/2021), sontak seketika menggegerkan warga dan mendatangi lokasi kejadian.
Kronologi,
Kejadian bermula dari telphone yang masuk lewat jaringan handphonenya, seseorang yang membutuhkan jasanya ( ojek Online ) dari Tegal dini hari (8/6) tepatnya jam 02.00 Wid bertemu di perempatan Pasific Mall Tegal dengan tujuan ke Tanjung Brebes.
Teman seprofesi, Sugihartono mengungkapkan bahwa saat pagi, pihak keluarga tak bisa menghubunginya.
” Pagi itu tak keluarga putus komunikasi, hp nya tak bisa di hubungi ” tegasnya.
Kejadian itu, membuat rekan – rekannya ( Driver ojol ) terpukul hampir tak percaya yang di alami Slamet Ariswanto, sangat mengenaskan dan biadab..rasa prihatin itu diungkapkan saat melihatnya sendiri kondisi korban di kamar jenazah RSUD Brebes.
Iptu, Titok  Team Resmob, telah melakukan olah TKP, dari bukti awal, seperti helm Ojol dan barang lainnya sudah di amankan termasuk pemeriksaan saksi .
” Titik terang pelaku sudah di tangan tinggal memburu keberadaannya ” tukasnya yang memimpin Unit Iidik Satreskrim Polres Brebes.
lebih lanjut mengatakan bahwa korban setelah pemeriksaan Medis, ada luka bakar di bagian atas dan kaki serta tulang hidung mengalami patah serius.
Kelarutan  perasaan para Driver Ojol, khususnya area Tegal tergambarkan saat di lakukan penjemputan jenazah, tidak kurang seratus orang mendampingi pihak keluarga.
” Kami meminta pihak kepolisian secapatnya manangkap pelaku dan agar di hukum maksimal ” pungkas Sugihartono mewakili rekan sesama Driver Ojek Online ( Ojol ).
Hal datangnya ratusan tekan korban ke rumah sakit juga di Amini oleh Iptu Puji Hayati.
Pembunuhan sadis dan biadab ini tidak bisa di tolelir, hukum harus di tegakan dan di hukum seberat – beratnya, sehingga akan menjadi pelajaran di kemudian hari.
Untuk temen Driver Ojol atau lainnya harus waspada, jika ada penumpang jarak jauh terlebih di malam hari perlu di dampingi dalam perjalananya, kesadaran inipun harus tumbuh  kembang di  komunitasnya.
Bravo Polres Brebes,
Bravo Satreskrim Brebes.
#Kami turut berduka cita.
Laporan MPI Brebes : Mohammad Riyadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here