Titik Pencemaran Yang Meresahkan Masyarakat Kabupaten Bekasi Telah Di Ketemukan

0
154

Bekasi-Pionline

Pengusaha  nakal di kabupaten bekasi terindikasi tidak takut membuang limbah nya kesungai karna lemahnya penerapan hukum di pemerintahan kabupaten bekasi,sehingga walaupun ramai pemberitaan tentang air sungai cilemahabang dan cikadu tercemar limbah industri.

tidak tegasnya sangsi hukum terhadap perusahaan yang membuang limbah,ada saja temuan perusahaan yang membuang limbahnya kekali,ini menjadikan tamparan keras buat intansi terkait.

sebagai contoh waktu bupati masih ibu Neneng Hasanah Yasin dan waktu itu Kabid LH nya bapak Maman Agus Supratman dan sekbidnya bapak Dede Suryawan,pernah terjadi pencemaran oleh PT Hyundai,dengan tidak Baiknya WWTP dan IPAL kawasan waktu itu hanya di negosiasikan dengan denda administratif,karena saya (Nurhasan) sebagai saksi yang mengetahu jelas waktu itu.

inilah penerapan sangsi yang ga pernah berat hingga para pengusaha nakal masih berani buang limbah secara bebas ke aliran sungai.miris nasib masyarakat bekasi,jika sekarang temuan titik pencemaeran yang konon katanya buktinya sudah di kantong Pejabat bupati Bekasi H Dani Ramdani baru nyampe titik negosiasi,seharusnya jika bukti dan saksi sudah memenuhi seret pelaku teror kemanusiaan ke meja hijau karna telah meresahkan jutaan rakyat bekasi.

Aliansi Ormas Bekasi sebagai sosial kontrol akan memonitoring temuan titik limbah ini sampai dimana,di meja hijaukan kah atau di peti eskan dengan hanya denda administrasi.Kita tunggu statemen KETUA DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qudrotulloh Jangan Main Mata Dengan pihak Perusahaan,Dan Kami Percaya ketua DPRD Pasti tepati janji itu.

Catatan : Nurhasa SH Pimpinan Redaksi MPI,Wakil ketua DPD Peradi Jabar,Sekjen AOB

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here