2022 KABUPATEN BEKASI TERANCAM DI PENUHI SAMPAH

0
135
Bekasi-Pionline
Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) Burangkeng saat ini sudah melebihi kapasitas daya tampung atau overload. Kondisi saat ini menjadi persoalan serius pemerintahan Kabupaten Bekasi.
Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Bekasi sendiri sampai membuka peluang kerjasama kepada swasta serta BUMD untuk menangani persoalan overload ini di TPA burangkeng.
” Ya, kita kita sedang membuka peluang kerjasama dengan pihak ketiga untuk memanfaatkan sampah yang sudah overload di TPA Burangkeng. Dinas Lingkungan Hidup sendiri punya cara untuk memanfaatkan sampah yang sudah menggunung tersebut dengan dimanfaatkan sebagai biogas”. Jelas Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.
Apabila pengelolaan sampah yang di rencanakan bisa berjalan baik. Otomatis dapat mengurangi sampah di TPA Burangkeng yang saat ini sudah menggunung, karna kalau tumpukan sampah yang sudah menumpuk tersebut tidak tertangani dengan cepat, maka ada kemungkinan di tahun 2022 tidak dapat lagi menampung sampah yang ada di Kabupaten Bekasi.
Kita akan coba jalin kerjasama tersebut, kalau berhasil sampah di TPA burangkeng berkurang, tentunya akan terus di manfaatkan karna prediksi tahun depan sudah full. Ujar Dani Ramdan.
Beberapa syarat yang harus di penuhi pihak ketiga antara lain adalah. Pengambilan sampah harus dari TPA Burangkeng.
Patriot Indonesia sendiri berpendapat perlu peran serta penuh dan sungguh – sungguh kepada seluruh masyarakat, pemerintahan terkecil dari RT dan RW yang ada di Kabupaten Bekasi, untuk sama – sama peduli terhadap sampah rumahan yang setiap hari menumpuk, dengan gencar memfokuskan program Bank sampah, bukan hanya mengurangi sampah produktif cara ini juga bisa menjadi pemasukan untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.
Laporan Redaksi : Shandy M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here