FESTIVAL ADAT KERAJAAN NUSANTARA ( FAKN) I RESMI DIGELAR, NAMUN 10 RAJA DAN PERMASYURI MASIH DALAM PERJALANAN KE SUMEDANG

0
14

MPI-Jawabarat

Dari 54 kerajaan/ kesultanan yang ada di bawah naungan Majelis Adat Kerajaan Nusantara ( MAKN) yang sudah mengonfirmasi kesiapanya mengikuti Festival Adat Kerajaan Nusantara ( FAKN) Sejumlah 44 kerajaan, namun hingga opening seremoni yang digelar di keraton sumedang larang pada selasa malam, 28/9/2021. yang tercatat panitia sejumlah 34 Raja dan permasyuri sementara sebanyak 10 Raja dan permasyuri masih dalam perjalanan menuju sumedang, hal tersebut disampaikan ketua panitia FAKN Radya Anom Lily Djamhur Soemawilaga yang ditemui media.
Pembukaan acara dimulai dengan digelarnya Gala Dinner di keraton sumedang larang
Tampak hadir anggota DPD-RI dengan dipimpin ketua A A La Nyala M Mattalitti beserta rombongan Raja dan permasyuri dari berbagai kerajaan/kesultanan se- Nusantara dengan disambut YM Rdy.H. Lukman Soemadisoeria dari keraton sumedang larang

Festival Adat Kerajaan Nusantara kali pertama dilakukan secara hybrid
Satgas covid -19 mengingatkan protokol kesehatan kepada hadirin yang hadir hingga membatasi acara agar tidak terlalu lama guna mencegah kluster covid-19.

Salahsatu paduka raja yang hadir di Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) adalah Yang Mulia Raja Apoa Mokole Kasman Lanota, Raja Kabaena ke xxx dari kerajaan Teketua Kabaena kabupaten bebana sulawesi tenggara menyampaikan terima kasihnya kepada pemda jabar terkhusus pemda sumedang beserta DPD-RI berkat kolaborasinya hingga terselenggaranya  Festival Adat Kerajaan Nusantara di sumedang ini
Terkhusus kepada DPD-RI yang mempunyai peran besar dalam mengangkat harkat para masyarakat adat melalui FAKN di sumedang ini”
Paduka Raja berharap DPD-RI bisa memperjuangkan pembangunan kesejahteraan masyarakat adat di tanah air.

Sementara itu Bupati Sumedang dr.H.Dony Ahmad Munir, S.T. M.M. dalam sambutanya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Majelis Adat Kerajaan Nusantara ( MAKN) kepada sumedang untuk menjadi tuan rumah FAKN kali ini serta terkhusus kepada DPD RI atas kolaborasinya.
Bupati menyebut “kegiatan FAKN kali ini merupakan sebuah inovasi budaya untuk mendorong bergeraknya ekonomi daerah, dimana nilai- nilai budaya bisa memantik etos kerja warga bangsa ini dalam rangka memulihkan ekonomi daerah sekaligus menjalin silaturahmi bangsa yang lebih kuat.”
Lebih lanjut Bupati berharap “kegiatan FAKN kali ini bisa melahirkan deklarasi sumedang dengan kesepahaman raja-raja se- nusantara untuk menjadikan, menguatkan ketahanan bangsa ini melalui basis budaya” tutupnya.

 

Laporan : Aep Sunarya MPI Jawabarat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here