Kemelut Mafia Proyek Bakal Jadi Bom Waktu Di Bekasi

0
105
MPI – Bekasi
Beberapa waktu silam kontraktor yang biasa mengerjakan proyek di Kabupaten Bekasi di undang Wakil Rakyat kegedung DPRD Kabupaten Bekasi, untuk membahas isu yang sempat viral tentang ngamuknya kontraktor di kantor dinas.
Setelah di adakanya duduk bersama dan membongkar nama nama oknum di dinas yang notabenya menjadikan proyek pemerintahan jadi bahan bancakan dan di duga transaksional. Hal ini ramai di perbincangkan di semua kalangan dan menjadi pemberitaan di media online maupun cetak.
Dengan menyimak pernyataannya H Guntur sebagai kontraktor bahwa proyek yang nilainya Fantastis itu di serahkan kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi.
Ketua LBH Arjuna sebagai praktisi hukum Bung Zuli Zulkipli SH, menyinggung hal ini sebagai hal yang klasik di pemerintahan kabupaten bekasi,  Transaksi jual beli APBD di Kabupaten Bekasi ini sudah menjadi bukti untuk penegak Hukum mengambil langkah yang serius memanggil dan memeriksa kepala Dinas dan para Kabidnya.
Pejabat yang berbuat Dzalim dengan menjual belikan proyek APBD sehingga sangat merugikan masyarakat dan Negara, dengan di jual belikanya proyek di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi berdampak pada Mutu bangunan gedung atau jalan menjadi tidak bagus karena proyeknya saja di jadikan transaksional dan bancakan.
“Harusnya Pria berpakaian hitam dan bertopi koboi di jadikan saksi untuk di mintai keterangan”. Tandas bang Zuli Sapaan akrabhya.
Pihak berwenang dalam hal ini baik kepolisian atau kejaksaan harusnya memproses dugaan korupsi yang merugikan Negara, yang sudah jelas bukti dan saksinya sehingga dapat memproses lebih lanjut indikasi dugaan korupsi dan transaksional proyek APBD yang sangat jelas merugikan Rakyat dan Negara.
Ini malah menjadi sunyi dan senyap seakan tidak pernah terjadi apa – apa di Dinas pemerintahan kabupaten Bekasi, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi  IWAN RIDWAN yang di jelaskan oleh Astaf Dinas Jaelani /Jio bahwa paketan yang  ratusan milyar indikasi sudah diberikan kepada kepala dinas, bahkan peket paket tersebut sudah dibagi bagikan kepada dewan. jelas dalam kata dewan tersebut anggota DPRD Kabupaten Bekasi.
Ini seharusnya menjadi Pekerjaan Rumah Untuk Ketua Dewan Dan Wakilnya menyikapi tentang tuduhan tersebut dan mencari fakta – fakta dan bukti keterlibatan anggota Dewan yang bermain proyek yang jelas tidak di benarkan.
Kabar terakhir yang di terima Team Investigasi MPI bahwa sudah ada panggilan dari Polda Metro Jaya untuk Kadis Dan Stafnya yang jadi sebutan Pria bertopi Koboi Yang berinisial A, mudah mudahan bukan senyap aja kabarnya tapi juga mendebarkan, Kita tunggu perkembangan penyidikan dan penyelidikan hingga ada yang jadi tersangka.
Laporan : Team Investigasi Media Patriot Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here