SI JOGO MERAH, MELAHAP GEDUNG POLINDES DAN PAUD

0
7
MPI-Brebes, 10/10/2021
Siang ini tiba – tiba saja di gegerkan kobaran api yang melahap sebuah gedung milik pemerintah.
Api berkobar sekitar pukul 09.30 wib, saat itu di ketahui oleh warga sekitar, perkantoran desa saat kejadian dalam kondisi libur ( Sabtu dan Minggu,red).
Informasi itu segera terhubung dengan pihak Forkompincapun dan turun langsung ke lokasi.
Sholehudin, Babinsa Desa Dukuh Tengah via selulernya menyampaikan bahwa kemungkinan karena konsleting listrik.
” Prediksi awal dari konsleting listrik ” ujarnya saat di konfirmasi.
Sejauh ini, di taksir kerugian sekitar Dua ratus juta rupiah.
” Perlu saya luruskan, yang kebakaran bukan Balai desa, tapi Gedung Polindes dan Gedung PAUD yang berdekatan tempatnya” terangnya.
Sementara itu, Koban  jiwa menurutnya nihil yang artinya tidak ada korban orang, akan tetapi barang – barang sebagian hangus, penegasan tersebut juga di benarkan oleh AKP Suroto Kapolsek Ketanggungan yang turut berada di lokasi.
Dengan di bantu oleh warga sekitar jam 10.30 wib apipun bisa di padamkan dan juga di datangkan Damkar Brebes yang siaga di Kersana.
” Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih pada warga yang sigap turut memadamkan kobaran api” tukasnya di lokasi.
Masih menurut beliau Damkar stand by dan unit Kabupayen Brebes.
Saat di tanya muasal api berasal di katakannya bahwa hasil penyelidikan awal dari arus pendek atau konsleting listrik kabel di atap bangunan.
” Tunggu hasil penyelidikan nanti ” pungkasnya,saat di telisik adakah kemungkinan karena kelalaian petugas.
Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan kejadian tersebut dan sedang meminta keterangan dari saksi insident tersebut.
Saat berita ini di turunkan, Media Patriot Indonesua belum mendapatkan konfirmasi lengkap  dari Waun, Kepala Desa Dukuh Tengah.
Pihak kepolisian meminta semua warga agar bersikap tenang, terlebih dengan hanya mengira – ngira perihal kebakaran, karena itu tugas penyidik yang akan mengumpulkan data validnya.
Namun, ada sementara akibat kipas angin yang tidak di matikan,terlebih kantor tutup, hal ini dapat di kategorikan kelalaian pegawai di polindes tidak teliti terhadap tanggung jawabnya.
Memang rasa penasaran warga akan memainkan spekulasi pikirannya muasal kejadiannya, sehingga ada penjelasan nanti dari kepolisian.
Mudah – mudahan kasus ini bisa jelas dan benderang, jangan kelak di kemudian hari harus ada kambing hitam, apa lagi dengan bumbu sedap – sedap ngeri yakni di sambungkan dengan rujak politik pasca Pilkades Dua tahun lalu.
Laporan : Mohammad Riyadi. MPI Biro Brebes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here