WARNA AIR KALI HITAM dan Bau Bupati akan menyuling air laut jadi air Minum

0
46
Patriot Indonesia-Bekasi
Dimusim penghujan kerap terjadi warna air Kali Bekasi menghitam, dan baunya sangat menyengat, serta kandungan logamnya cukup tinggi. Akibatnya,
hampir 33 ribu, terdiri dari pelanggan di Bekasi Utara dan Bekasi Barat. Katakanlah para pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi mencapai 20 ribu. Kesulitan air bersih lantaran PDAM Tirta Bhagasasi tak bisa produksi karena bahan baku dari  Air Kali Bekasi menghitam dan Berbau Menyengat, Kenapa?
Seorang pelanggan di Wiswa Asri, Bekasi Utara, Yakop Sinaga membenarkan bahwa air PDAM mati.*masarakat* kecewa, karena tidak ada konfirmasi dari PDAM penyebab matinya.
Menghadapi persoalan kelangkaan air bersih di Daerah yang kini di pimpinya. Plt Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki bakal menggandeng investor untuk mengatasi kelangkaan air bersih yang merupakan menyangkut  hajat hidup orang banyak
Entah dengan Desalinisasi air laut Plt Bupati Bekasi untuk mengatasi kelangkaan air bersih di Kabupaten Bekasi yang dipimpinya.
*Desalinisasi* air laut adalah suatu proses yang memisahkan kadar garam.
Proses ini dapat dilakukan dalam beberapa cara,
mendapatkan air bersih dari air laut atau air payau.
Kualitas air ini ditentukan oleh total dissolve solid (TDS) yang mempunyai satuan part per million (ppm) yang dinyatakan dengan makin kecil ppm, maka makin baik kwalitas air yang dihasilkan.
Pada dasanya, teknologi *desalinasi dibagi dalam 2 jenis*, yaitu thermal desalination yang terdiri dari Multi Effect Distillation (MED) dan Multi Stage Flash (MSF), serta membrane desalination yaitu Reverse Osmosis (RO).
Kedua jenis teknologi ini dibedakan dari sumber energinya, thermal desalination memperoleh sumber energi dari panas buangan suatu sumber panas, sedangkan membrane desaiination menggunakan energi listrik untuk menggerakkan pompa dan membrane semipermeable. Dalam proses thermal terjadi distilasi (penyulingan), yang mendidihkan air masukan dan kemudian *mengkondensasikan* uap yang terjadi. Proses ini menghasilkan air bersih (distilat) dengan kadar garam sangat rendah, sekitar 10 ppm.
Sedang proses *membran memanfaatkan *membran semi permeable* guna memisahkan air bersih terhadap garam yang terlarut. Air bersih yang diperoleh dengan teknologi ini mengandung kadar garam berkisar antara 350-500 ppm.
KH Ir Ronggo Pimpinan Umum dan Nurhasan SH  pimred MPI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here