KETUA DPD GAB KABUPATEN NIAS PENYELIDIK TIDAK PROFESIONAL

0
57
MPI Gunungsitoli Kep.Nias.
Kasus pengancaman terhadap Hezatulo Gea Gea alias Ama Joes menjadi pertanyaan bagi  msyarakat Desa Orahili Zuzundao Kecamatan Idano Gawo Kabupaten Nias.
Karena kasus pengancaman serta pengrusakan Rumah, serta mecuri Komper Kain secara kekerasa.
Ketua GAB Nias meminta tanggapan kepada Briptu J.JS Waruwu mengapa kasus pengancaman terhadap Hezatulo Gea belum juga  diproses, dijawab silakan saja lanjutkan.
Ketua Gab mengatakan Penyidik bertindak tidak Profesioal.  Dia mengatakan pihaknya tidak memahami
Laporan Polisi No LP/18/VIII/2021/NS – Gawo/ Tgl 13/08/2021 pelapor Hezaulo Gea Alas Ama Jois.
Surat pemberitahuan Hasil Penyidkan No B/10 .D/XI/Res.1.24/2021/Resrim Tgl 8 November 2021.
Kasus itu dijadikan Tindak Pidana Ringan alias Tipiring. sehingga korban terus koplain kepada penyidik para saksi sangat kecewa karena mereka mulai diperiksa sejak bulan Agustus hingga bulan Oktober tetapi kecapean Pelapor dan saksi tidak ada.
Bukti terjadi pengancaman yang dilakukan Terlapor Alevinus Gea, dan Fiberina Giawa  alias Ina elvinus Gea. warga setempat melihat mata dengan dengan Kepala Sendiri bahwa mereka membawa parang
Hal ini melanggar pasal 335 ayat (1) diancam pidana penjara 10 (Sepuluh ) Tahun Penjara.
Akibat peristiwa  perkara tersebut  alat yang dipergunakan parang, tombak. setelah itu rumah dirusak, baru Koper milik Hezatulo Gea  diambil secara kekerasa  dan berisi uang Rp 7 Juta, sertifikat tanah, semua Pakaian, KTP, Kartu Keluarga, Semua  isi koper dibawa ina elvinu Gea diperkirakan kerugian senilai Rp 20.000.000 (Dua puluh (Dua puluh Juta).
Tetapi karena penyidik tidak netral  kasus hanya masalah pengrusakan yang diproses dengan Nilai kerugian hanya Rp 500.000 ( Lima Ratus ) ribu rupiah sehingga masuk kerana tidak pidana ringan atau tipiring  sehingga langsung disidangkan di pengadilan dan hanya dihukum dengan denda Rp 500.000 ( Lima Ratus ribu perterdakwa. Apabila tidak membayar maka terdakwa menjalani hukuman selama sepuluh hari
Keputusan pengadilan No 2/Pid .c/2021/PN – Gs  Tgl 8/11/2021 dengan Terdakwa Alvinus Gea ,Terdakwa kedua Fiberina Giawa alias  Ina Elvinus Gea dihukum pidana denda sebesar 500 000 / per orang apabila tidak membayar denda itu maka terdakwa membayar  maka menjalani pidana selama 10 (sepuluh) Hari
Hakim tunggal Taufiq Nur Hayat SH, panitra Pengganti Chandra Saut Maruli Sianturi SH Surat Keputusan pengadilan diantar melalui surat Kapolsek Idano Gawo. Semen
Dalam surat kapolsek Idano Gawo menujuk Briptu Julius J Warwu
Yang menjadi penyidik
Pihak korban merasa tidak menerima  proses tersebut maka dia membuat surat Tgl  8/11/2021 sebagai korban menyampaikan surat kepada 1.Kapolres Nias 2.Kasi Propam, polres Nuas, 3.Kapolsek Idano Gawo, Tembusan 1.Kepala Kejaksan Negeri Gunungsitoli, 2.Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, 3.Kadiv Propam Mabes Polri, LSM, Wartawan.
Perihal Kasus pengancaman dan Pencurian secara kekerasan tidak diproses penyidik Mohon penjauan Kembali  Laporan Polisi No LP:18/VIII/2021/NS-Gawo Tgl 13/08/2021.
Saat korban menyampai surat ke Kantor Polsek ditolak oleh Kanit reskrim dengan alasan sudah selesai. Hezatulo Gea merasa ditakuti sehingga surat bawa pulang dan MPI menyampaikan infomasi tentang tindakan oknum anggota Polsek dan dicek langsung ke Hezatulo Gea, selanjutnya dan dibilang kapan ada waktu bawa surat  kembali kepolsek dan minta tanda terima.
Lazooro Zebua MPI Kep Nias

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here