Kejaksaan Negri Kota  Bekasi bekerja sama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai memusnakan Barang  Sitaan Ilegal

0
34
Patriot Indonesia-Bekasi

Kejaksaan Negeri  Kota Bekasi selaku eksekutor Putusan Pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap ( incracht ) telah melakukan pelaksanaan eksekusi terhadap perkara tindak pidana cukai yang di lakukan atas nama terpidana EG sebagaimana petikan putusan pengadilan negri kota Bekasi  nomor : 854/pid.sus/2020/PN BKS tanggal 19 Januari 2021, tanggal 26 Januari 2021.
Terpidana TMD sebagaimana Petikan Putusan Pengadilan Negri Kota Bekasi nomor: 338 /pid.B/2020/PN Bks tanggal 06 juli 2021 dan surat perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan no.print-03/M.2.17/fu.3/08/2021 tanggal 04 Agustus 2021.
Barang bukti yang di dapatkan dari terpidana EG  berupa Rokok tanpa  dilekati ) pita  cukai sebanyak 106 koli dengan total rokok sebanyak  2. 336.000 batang.
Sementara Perkara Terpidana TMD  barang bukti berupa rokok tanpa dilekati cukai dengan total rokok sebanyak 2.336.000 batang.
Sementara minuman yang mengandung Etil  Alkohol ( MMEA ) sebanyak 21.210 mililiter
Pemusnaan barang bukti  dengan cara dibakar,  yang dilakukan secara simbolik  di kantor pengawasan dan pelayanan Bea Cukai tipe Madya Pebean A Bekasi dan di lanjutkan di Narogong Plant Bogor PT. Solusi Bangun Indonesia.
Pelaksanaan Pemusnaan barang bukti perkara tindak Pidana Cukai merupakan bentuk Sinergitas antara Kejaksaan Republik Indonesua dalam hal ini Kejaksaan Negri Kota Bekasi dengan aparat penegak hukum dalam hal ini penyidik pada kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai tipe Madya Pebean A Bekasi, sekaligus juga sebagai Sosialisasi kewenangan Kejaksaan dalam hal tindak Pidana antara lain sebagai Pengendali Perkara (Dominus Litis ) karena hanya Kejaksaan yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan Kepengadilan atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah secara kuhap serta Jaksa sebagai pelaksana putusan pidana ( Executive Ambtenaar )
Diharapkan dengan proses penegakan hukum mulai dari penyidikan , penuntutan , pemeriksaan di pengadilan serta pelaksanaan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap ( incract ) dapat membetikan efek kepada para pelaku serta menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap memperhatikan ketentuan – ketentuan peraturan perundang – undang khususnya dalam undang-   undang Kepabeanan dan Undang – Undang Cukai
Sementara itu Kepala kantor Wilayah  Direktorat Jendral Bea dan Cukai ( DJBC )  jawa Barat Yusmariza mengatakan barang bukti tersebut didapatkan dari hasil oprasi bersama Polres Metro Bekasi Kota, Pemkot Bekasi , Makorem 051/Wijayakarta dan Intansi terkait,  pada tahun 2021 di wilayah Kota Bekasi.
Sementara itu Kepala KPPBC TMP A Bekasi Bobby Situmorang mengatakan kerugian Negara yang disebabkan terdakwa mencapai Rp1,48 Milyar dengan total nilai 2,53 Milyar
Untuk barang Sitaan yang tidak diketahui pemiliknya bernilai Rp 4 Milyar dengan kerugian Negara mencapai Rp1,87 Milyar.
Secara Total Rp 6. 6 juta  Batang Rokok , senilai barang nya seharga Rp 6, 74 Milyar dan kerugian  Negara sekitar Rp 3,3 milyar ” Jelasnya. ( M.iqbal / Catur. S )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here