Hezatulo Gea Menyurati Kapolda karena Oknum Penyidik Polsek Idano Gawo Mengancam

0
64
MPI-NIAS
Warga Desa Orahili Zuzundao Kecamatan Idano Gawo Kabupaten Nias menyurati Kapolda terkait dengan perihal Tehezatulo Gea didalam kehidupan nya Terancam oleh seorang anggota kepolisian Gunungsitoli kepulauan Nias.
Oknum Penyidik Polsek Idano Gawo Mengancam saya akan dimasukkan kepenjara, surat yang dibuat pada tanggal 13/11/2021 diatas meterai 10.000 dan ditandatangani, isi dalam surat tersebut menyebutkan melalui surat ini saya selaku korban kasus Pengancaman, pengrusakan Rumah, dan pengambilan Tas berisi Pakaian serta Uang,Rp 7.000.000 (Tujuh) juta Rupiah, Sertifikat Tanah, KK, KTP ,Kartu PKH.
Adapun para pelaku diantaranya adalah Fiberina Giawa,alias Ina Elvinus Gea dan Alvinus Gea alias Vinus yang terjadi pada tanggal 11 /08/2021 Peristiwa pengancaman tersebut ada 2 saksi mata, yaitu 1. Edison Gea,alias ama Novi Gea mantan Kades Orahili Zuzundao kecamatan Idano Gawo Kabupaten Nias, 2. Arozatulo Nduru tokoh masyarakat.
Kanit Reskrim Polsek Idano Gawo, Aipda Jones Zai saat dikonfirmasi oleh wartawan mengatakan kasus pengancaman ini kurang  alat bukti, maka tidak ditingkatkan ke penyidik, Sementara saksi belum pernah dimintai keterangan oleh penyidik, sehingga kasus pengancaman tidak diteruskan proses hukumnya.
Kasatreskrim AKP Iskandar Ginting akan pertanyakan kepada penyidik terkait dengan hal ini, kemudian Kabag Ops polres Nias mempersilakan mengikuti mekanisme dalam pasal 184 KUHAP.
Tehezatulo Gea berharap kepada penegak hukum, kiranya kasus yang menimpa dirinya dapat diproses sehingga adanya keadilan dan dikemudian hari tidak ada lagi kasus seperti begini,” Tegas Tehezatulo Gea.
Jurnalis MPI Nias: Loozaro Zebua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here