KEJARI SUMEDANG MUSNAKAN BARANG RAMPASAN PIDUM YANG INKRACHT

0
8

Patriot Indonesia-Sumedang

Kejaksaan Negeri Kabupaten Sumedang selaku eksekutor perkara Tindak Pidana berdasarkan UU, usai melakukan pemusnahan barang bukti tindakan pidana umum (Pidum) Periode September sampai Desember 2021 yang telah memiliki kekuatan hukum tetap(inkracht)

Adapun pemusnahan barang bukti yang digelar pada Selasa (14/12/2021) diantaranya Narkotika, psikotropika, senjata tajam, senjata api dan barang bukti jenis lainnya di halaman kantor Kejaksaan Negeri Negeri Sumedang.

Barang bukti berupa Narkotika dan Psikotropika pemusnahannya dilakukan dengan cara diblender dan direbus dengan air kemudian dibuang, sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sedangkan Barang bukti lainnya dilakukan pemusnahannya dengan cara dibakar dan dihancurkan dengan mesin penghancur atau dibakar sehingga tidak dapat digunakan lagi

Pemusnahan barang bukti disaksikan langsung Kepala Kejari Sumedang, Kapolres Sumedang, Dandim 0610 Sumedang , Kalapas kelas IIB Sumedang, Kasat Narkoba, BNN, Kasatpol PP, para Kasi, Kasubagbin, para pegawai kejaksaan dan wartawan serta tamu undangan lainya.

Kepala Kejaksaan Negri Sumedang, Nurmayani, S.H.MH menyebut, pemusnahan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap tersebut merupakan kegiatan rutin yang merupakan tindaklanjut dari tugas Jaksa untuk mengeksekusi barang bukti terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap( inkracht)

Lebih lanjut Nurmayani menyampaikan, barang bukti yang dihancurkan adalah barang bukti perkara Tindak Pidana Umum berupa Narkotika, Psikotropika, dan obat- obat terlarang serta barang bukti lain berupa ponsel, sajam serta senjata api.

Untuk Narkotika terdiri dari Narkotika jenis Gorilla dan Sabu.
Narkotika Gorilla sebanyak 10,6029 gram sedangkan Shabu sebanyak 7,79 gram.

Untuk Psikotropika Semuanya ada 26 butir, untuk obat terlarang seluruhnya Tramadol Hcl 1069 butir, Trihexipenidyl 215 butir, Hexshimer sebanyak 890 butir yang semuanya ada 2172 butir

ini yang kita musnakan hari ini yang merupakan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap yang dirampas dari periode september sampai desember 2021″ungkap Kejari.

Menurut Kepala Kejaksaan Negri Sumedang Selain pemusnahan barang bukti tersebut ada Penjualan langsung barang rampasan yang masih mempunyai nilai seperti kayu gelondongan, handphone yang masih mempunyai nilai, gergaji mesin, serta satu buah helm.

 

 

Aep Sunarya MPI Sumedang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here