MENAKER CAWAPRES 2024

0
149
*PATRIOT INDONESIA*
Tidak sedikit  partai politik. Mempertimbang-kan popularitas dan elektabilitas
Anies Baswedan yang  terus saja melejit. Patut dan pantas untuk di Capres kan. Untuk Partai politik, Paling tidak untuk meraih suara pada Pileg dalam pemilihan umum mendatang.
Munculnya nama Gubernur DKI Jakarta  Anies Baswedan,  yang konon tidak sedikit yang memprediksi  sebagai bakal calon Capres terkuat dengan dukungan popularitas yang nyaris takterbendung. Misalnya saja apa yang dikatakan
Saya rasa cukup realistis bagi Nasdem dan Surya Paloh jika memilih Anies Baswedan untuk diusung pada Pilpres 2024,
ucap Peneliti utama Indonesia political openion Carur Nugroho
Sementara bagi kalangan oposisi yang banyak disuarakan oleh  mantan ketua umum Pimpinan pusat PP Muhammadiyah Prof Dr KH Amin Rais Bapak reformasi Indonesia. Dapat dipastikan bakal  berada satu barisan dengan Anis Baswedan.
Sementara peneliti senior Next Saya’ti Center yang juga pendiri matamatanews. Mengatakan bahwa kubu Anis Baswedan kelak bakal jadi Rumah Besar orang orang yang bernasib kurang baik.
Jika saja di duetkan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono atau Anies-AHY
Keduanya merupakan figur muda Cerdas dan berpotensi ujar Sam Mauļana Akbar.
Lebih lanjut peneliti senior next saya’ti  mengatakan duet
Pasangan Gubernur DKI Jakarta dan Ketua Umum Partai Demokrat
berpotensi menang Pilpres 2024 .
*Partai Gerindra* pada Pemilu 2024 akan mencalonkan presiden Prabowo Subianto
Yang  kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Dalam beberapa lembaga survei Prabowo selalu muncul pada urutan ke 1, 2 dan 3.
Ada yang menarik dari
Lembaga survei Indikator Politik Indonesia pada 4 -10 Maret. Total  diwawancara sebanyak 1.200 responden warga negara Indonesia berusia 17-21.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan pertanyaan yang diajukan adalah jika pemilihan presiden dilakukan saat ini. Hasilnya, 15,2% anak muda memilih Anies Baswedan menjadi presiden.
“Tetapi di antara 17 nama yang paling tinggi antara absolut itu, Anies Baswedan di angka 15,2 persen,” kata Burhanuddin dalam diskusi virtual, Minggu (21/3/2021).
Burhanuddin menjelaskan suara Anies Baswedan berasal dari   pemilih Prabowo-Sandi saat Pilpres 2019. Hal inilah yang kemudian membuat suara Prabowo menjadi terbagi.
“Nah, secara umum, sesuai dengan temuan kami juga pemilih Pak Jokowi itu nyebar, sementara Anies paling banyak, dia mendapatkan dukungan diantara mereka yang mencoblos Pak Prabowo-Sandi di 2019 kemarin,” Demikian Burhanuddin Muhtadi.
KH Ronggost *Next Saya’ti Center/PU MPI*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here