BERKAS TAHAP II, PERKARA PENGANIAYAAN ANAK DI SUMEDANG SEGERA SIDANG DI PENGADILAN

0
6
MPI-Sumedang

Kasus Penganiayaan Anak dibawah umur dengan tersangka Kepala Desa Cilengkrang Kecamatan Wado berinisial S  (51) bersama putranya RM (27) yang merupakan salah satu anggota DPRD Kabupaten Sumedang

Pasca ditetapkan menjadi tersangka keduanya kini memasuki babak baru yang mana pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Sumedang pada Jumat (11/2/2022) rencananya akan melakukan penyerahan berkas tahap dua.

“Hari ini Jumat 11 Februari 2022 rencananya kami akan melakukan penyerahan berkas tahap dua yakni berkas dengan tersangka kepada Kejaksaan Negri Sumedang sehingga mungkin sidang antara 14 hari kedepan bisa dilakukan di Pengadilan Negri Sumedang” ungkap Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto kepada awak media di sela sela kunjungan kerja Kapolda Jawa Barat di Mako Polres Sumedang, Jumat, (11/2/2022)

Kapolres menyebut setelah penyerahan berkas tahap dua otomatis penahanan tersangka menjadi kewenangan dari Kejaksaan Negeri Sumedang

Kasus ini bermula pada pada 9 Juli 2021. yang mana Kepala Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado, berinisial S dan anggota DPRD Kabupaten Sumedang berinisial RM yang diketahui keduanya berstatus sebagai ayah dan anak itu dilaporkan ke polisi dengan tuduhan penganiayaan.

Penganiayaan bermula saat keempat korban terlibat laka lantas kendaraan roda empat dengan kendaraan roda empat milik tersangka di daerah Malangbong, Garut

Setelah kejadian itu, salah satu korban yang merupakan warga Desa Cieunteung Kecamatan Darmaraja, mengaku mendapat beberapa kali penganiayaan di area wajah. Begitupun 3 temannya yang lain mengalami penganiayaan serupa.

Menurut Kapolres dari hasil Penyidikan maupun Rekonstruksi yang telah dilakukan semua mengarah dilakukan oleh kedua tersangka tersebut.

Belakangan diketahui RM yang merupakan salah satu anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi Partai Golkar

Menanggapi hal tersebut Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang, H.Sidiq Ja’far disela sela pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Periode 2020-2025 mengungkapkan bahwa DPD Golkar Kabupaten Sumedang menghormati mekanisme hukum yang dilakukan oleh Polres Sumedang.

“Kita menghormati mekanisme hukum yang dilakukan oleh Polres, yang sampai saat ini belum selsai tetap kita mengedepankan asas praduga tidak bersalah ungkap Ja’far

Menurutnya Partai Golkar siap memberikan bantuan hukum bilamana diperlukan.

Sementara itu Sejumlah karangan bunga menghiasi loby kantor Polres Sumedang,

Karangan bunga tersebut merupakan kiriman dari warga desa, organisasi masyarakat , paguyuban ojeg Cilengkrang Wado serta Fokopimcam Wado guna mendukung upaya hukum yang dilakukan jajaran kepolisian Polres Sumedang.

Aep Sunarya MPI Jabar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here