LONGSOR DI TAMBUN UTARA, BUTUH PERHATIAN KHUSUS PEMERINTAH KABUPATEN BEKASI 

0
71
MPI-Bekasi
Terjadinya Longsor dibantaran Kali di Bekasi, Desa Satria Jaya, Kp.Kebon Singkong RT 01/01 mengakibatkan dua rumah hilang tanpa bekas. Menurut informasi, longsor di bantaran sungai ini sudah hampir satu bulan yang lalu dan baru tiga hari ini dilakukan antisipasi pemasangan penyanggah dari bambu guna mencegah meluasnya tanah yang tergerus aliran sungai, “pengerjaan pemasangan kerucuk dari bambu agar tanah tidak terus longsor”. Papar oye Ketua Harian Ranting.
Diperkirakan estimasi untuk pengerjaan pemasangan penyanggah sementara dari bambu ini mungkin sekitar 10 hari, “semoga tidak ada halangan cuaca dan berjalan lancar pengerjaan yang sedang dipercepat ini” tambahnya.
Diketahui bencana longsor yang terjadi
di Desa Satria Jaya, Kp.Kebon Singkong RT 01/01 ini sudah merobohkan dua rumah secara utuh tanpa meninggalkan bekas pondasi bangunan atau lainnya. Saat team relawan dan pemerintahan setempat membuat penyanggah darurat terdapat satu rumah lagi yang sudah berada di pinggir kali dan sewaktu-waktu dapat pula ikut roboh karna longsor.
Terdata dilokasi bencana bantuan datang dari BPBD Kabupaten Bekasi berupa bambu sebanyak 900 batang dan 1000 karung berisi tanah juga pasir dari BBWS. Kondisi longsornya bantaran kali hampir sepanjang 500 meter tanah yang tergerus degan kedalam 6-7 meter dan ada 4 tutik longsor yang semuanya terdapat di wilayah Kecamatan Tambun Utara.
Tampak juga di lokasi bencana Sekcam Tambun Utara yang langsung terjun kelokasi ikut bergotong royong memasang penyanggah darurat sementara.
Masyarakat sekitar mengharapkan agar kejadian ini menjadi perhatian khusus untuk pemerintahan Kabupaten Bekasi. Untuk membuat tanggul permanen yang lebih kuat, Karna di khawatirkan kalau di biarkan seperti ini terus dengan bambu yang hanya sementara beberapa rumah lainnyapun akan hilang terbawa arus sungai.
Shndy.M MPI Bekasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here