Kelangkaan Minyak Goreng Picu Kenaikan Sembako, Biro Hukum MPI : Stop Penderitaan Rakyat

0
55
MPI-Bekasi03/18/2022
Advokat dan Praktisi Hukum Nasional dan Biro Hukum MPI, Suranto, SE., SH menilai, akibat dari kelangkaan minyak goreng memicu harga barang kebutuhan sembako meroket serta menjadi meningkat dan beban kenaikan ini sangat memberatkan masyarakat Indonesia apalagi mendekati bulan suci Ramadhan.
Suranto meminta agar pemerintah segera menyudahi kelangkaan minyak goreng itu agar tidak menjadi beban penderitaan pada rakyat.
“Saya minta agar pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan untuk segera mengakhiri penderitaan rakyat yakni mengembalikan stabilitas harga minyak goreng,” kata Suranto, SE.,SH kepada Media Patriot Indonesia Jumat (18/3/2022).
Menurut dia, tugas utama pemerintah adalah memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya. Pasalnya, minyak goreng sudah merupakan kebutuhan dasar atau pokok rakyat Indonesia.
“Kelangkaan minyak goreng dalam beberapa Minggu telah mengakibatkan harga melonjak, yang mana rakyat bertanya-tanya upaya yang dilakukan rezim Jokowi untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng.
Sejatinya Indonesia adalah penghasil sawit dan masuk negara produsen sawit terbesar dunia,” pungkasnya.
Lebih lanjut, kata Advokat / Pengacara  Suranto, SE., SH yg dalam hal ini juga sebagai mantan Aktifis  menilai kelangkaan minyak goreng disebabkan adanya penanganan pemerintah dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng lambat sehingga menambah penderitaan rakyat.
“Seharusnya pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mencari jalan keluar yang cepat dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng,” tegas Suranto, SE., SH
Kementerian Perdagangan dan Kementerian Industri, tambah dia, sejatinya, memanggil produsen minyak goreng terutama pabrikan besar, untuk mengatasi kendala kelangkaan minyak goreng.
“Pemerintah harus bertindak tegas jika ditemukan adanya permainan monopoli atau kartel dalam produksi minyak goreng. Karena kelangkaan ini sebuah mata rantai dimulai dari produsen minyak goreng,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, pemerintah harus melakukan upaya semaksimal mungkin untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng dan harus mengendalikan harganya agar beban penderitaan rakyat tidak bertambah sulit.
“Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng tersebut, sebaiknya pemerintah berupaya semaksimal mungkin. Karena saat ini rakyat sudah sangat menderita dengan harga minyak goreng dan sembako yang melonjak,” lontar Suranto,” lontar dia.
Suranto, SE., SH menduga, kelangkaan minyak goreng itu terjadi akibat permainan mafia minyak goreng karena perbuatan mereka lebih jahat dari koruptor. Untuk itu dia meminta pemerintah segera menangkap dan menghukum mafia minyak goreng.
“Saya minta agar mafia minyak goreng dapat dihukum lebih berat dari koruptor, karena mafia perbuatannya langsung menyengsarakan rakyat.(TW)
Toni Wicaksono MPI Bekasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here