Hampir Setengah Kontainer Perhari Sampah Pasar Sedan Dibuang Di Pinggir Jalan

0
7
MPI-Rembang. 22 Maret 2022
Tumpukan sampah organik bercampur anorganik terlihat menggunung di pinggir jalan. Salah satunya adalah sebagai media tempat buang sampah petugas kebersihan dari Pasar Sedan kabupaten Rembang. Pasar Sedan adalah salah satu Pasar dari Pemkab Rembang.
Gunungan sampah tepat berada di seberang jalan perbatasan antara Desa Sedan – Gesikan Kecamatan Sedan kabupaten Rembang. Tempat buang sampah itu tepatnya berada di wilayah Desa Sedan. Dulunya tempat itu merupakan tanah berkontur curam berjurang, namun kini rata dengan tumpukan sampah.
Tumpukan sampah itu sangat mengganggu para pengguna jalan, berbau hingga ke beberapa desa saat musim hujan tiba. Selain itu, dampak yang dirasakan pengguna jalan adalah adanya sampah plastik yang berhamburan di jalan.
Salah satu petugas Kebersihan Pasar Sedan saat membuang sampah di area tersebut, Ali Maksum alias Kawuk, berkata bahwa Pasar Sedan ini telah membuang sampah dan sewa kepada pemilik lahan.
Petugas kebersihan pasar membuang sampah sudah 5 tahunan. Selain itu sampah ini menurut Kawuk juga dipakai sebagai tanah hurug untuk mengembalikan tanah jurang menjadi rata.
“Pasar itu kan tidak punya lahan untuk  pembuangan sampah, statusnya sewa karena ini lahan pribadi warga, pembuangan sampah juga bukan hanya dari pasar sedan saja, namun telah  diikuti oleh warga Gesikan, Sambiroto, Sedan dan Sidorejo”, jelas Kawuk.
Pencari barang rongsok atau pemilah sampah, A. Diki, saat ditemui media juga membenarkan, bahwa petugas kebersihan Pasar Sedan memang sudah 5 tahunan membuang sampah hasil dari aktivitas Pasar Sedan.
Koordinator Pasar, Mudhofir Alwi, melalui bagian pengurus sampah, Makruf, membenarkan bahwa petugas kebersihan Pasar sedan telah membuang sampah oleh karena tidak ada kontainer sampah di pasar.
Apakah dibenarkan jika pihak pasar pembuang sampah pasar sembarangan ?
Lalu bagaimanakah dengan Peraturan daerah (PERDA) kabupaten Rembang Nomor 1 tahun 2019 yang mengatur dan larangan membuang sampah sembarangan, yang tertuang dalam Bab XIII pasal 32 adapun  sanksinya ada di pasal 38 .
“Pasar Sedan ini kan tidak seperti pasar yang lain. Yang lain pedagang kan tidak beli, namun disini beli bisa mencapai ratusan juta. Sebelum dia beli kan tidak ada kontainer sampah, jika dikasih kontainer nanti pedaggang bisa demo; memang kesalahan pasar sini tidak ada kontainer sampah dari awal”, Jelas Makruf.
Makruf juga menegaskan bahwa kenapa pembuangan sampah dilakukan di tempat tersebut karena tidak ada tempat lain yang memungkinkan. Pasar Sedan hanya sewa sekitar 50 an meter untuk pembuangan sampah, selebihnya itu merupakan hasil dari sampah warga sekitar.
Tanti /Aziz MPI Rembang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here