JALUR SELATAN MUDIK MULAI.. BERGERAK

0
5

MPI-Brebes 28/4-2022.
Geliat pemudik mulai menunjukan aktifitas bergerak.
Kendaraan letter plek Jakarta ( B-red ) menuju Jalur selatan ke arah Purwokerto dan Cilacap.
Beberapa titik persimpulan sudah di berdiri aktif pos pengawalan seperti di Pejagan dan fly over Dermoleng yang menuju jalur selatan.
Di sisi lain pihak Dinas Pekerjaan Umum, sejak satu bulan kebelakang telah melakukan penambalan jalan berlubang, sementara di wilayah Poncol yaitu di lakukan pengecoran.
Saat ini jelang akhir mudik sudah terlihat aktifitas kendaraan yang sementara di dominasi oleh kendaraan roda empat ( mobil-red).Dan untuk roda dua nampak belum masif.
Hal itu di mungkinkan karena kondisi pemulihan ekonomi oleh pemerintah yang belum pasti akibat pandemic Covid yang kolosal itu.
Perantau yang berada di beberapa kota besar di mudik kali ini bisa di akumulasi 1/3 saja yang sempat mudik.
Beberapa orang berombongan sebanyak tiga motor dari Jakarta menuju Purbalingga yang berkesempatan mampir di warung tenda mudik di jalur selatan memang memaksakan mudik karena di tahun lebaran kemarin tidak bisa.
” Kami bersaudara, paksakan mudik, meski dengan bermotor ” selorohnya saat beristirahat.
” Ngirit Mas ” lanjutnya.
Melihat kondisi kenyataan seperti itu, merupakan kegalauan masyarakat yang dalam posisi terjepit.
Pemudik merasa yamanan dalam lintas balik, karena ada pos- pos pembantu di deretan jalan Pantura dan selatan bisa sedikit membantu istirahat dan akomodasi ( bekel- red).
Akan tetapi keselamatan diri terutama membawa anak di bawah umur yang terselip di tengah atau di depan..dalam perjalanan jauh adalah perilaku pengendara yang membahayakan diri mereka sendiri.
Disisi lain, pedagang dadakan yang berderet di pinggir jalan merasakan sepinya penjualan,karena pemudik tidak mampir.
Telel salah satu pedagang Es sirop di Simpang tiga kintel dekat posko ormas pemuda Pancasila ( PP,red)terpaksa berjualan berkeliling kampung.
” Jarang yang mampir Pak ” tukasnya dengan wajah kecut.
Fenomena ini sesungguhnya sudah terjadi pada mudik tahun lalu di awal pandemic Covid, yang berimbas dari kegiatan usaha.
Pemudik lebih memilih memarkirkan Mobil atau motornya di Pombensin ( SPBU,red)
“lebih santai di sini, bisa istirahat di mushola” tukas rombongan pemudik yg mampir di SPBU Kubangwungu keluarga dari Jakarta.
Kepedulian dalam pengawalan mudik, juga di lakukan oleh ormas seperti Pemuda Pancasila dan Banser NU yg membangun pos- pos istirahat pengendara.
Berbuat baik di hari baik
merupakan suatu bentuk kebaikan yang terbaik..
Wallahu a’lam bisowab

Brebes,28/4-2022
Mohammad Riyadi
Kabiro Brebes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here