Didampingi Para Mentornya, Siswa Latja DIKTUK BA TA 2022, Laksanakan Ibadah Sholat Jum’at Di Masjid Al Basyir Rusmi Gang Solo Helvetia Tengah

0
2

 

 

MPI-Medan

Siswa Latja PENDIDIKAN PEMBENTUKAN BINTARA POLRI TAHUN 2022, yang selama ini sudah mengikuti Pendidikan dan menerima bermacam – macam Ilmu pengetahuan berbentuk tiori di SPN Hinai Polda Sumut, selanjutnya melaksanakan kegiatan Latihan Kerja di Polsek Medan Helvetia Polrestabes Medan, serta peningkatan Iman dan Taqwa melalui kegiatan Ibadah Sholat Jum’at di Masjid Al Basyir Rusmi yang terletak di gang Solo kelurahan Helvetia Tengah kecamatan Medan Helvetia.Jum’at (03/06/2022)

Dalam hal kegiatan Ibadah Sholat Jum’at ini, para Siswa Latja DIKTUK BA TA 2022, tetap didampingi oleh Para Mentornya Ipda A.Nizar Nasution, dan Ipda Alwan.SH,MS.i, para Seniornya Aiptu Usman, Aipda Zulkarnain, Aipda MAS.Siregar serta Bripka Fachri Siregar sesuai dengan Ketentuan yang ada

Adapun yang bertindak sebagai Khatib dan Imam Sholat Jum’at kali ini di Masjid Al Basyir Rusmi adalah Ketua MUI Kecamatan Medan Helvetia Ustadz H.Damri Tambunan.S.HI,S.Pd.I, yang mana isi khutbah Sholat Jum’at yang disampaikan “Persiapan Menjelang Haji dan Qurban”

“Bulan Dzulqaidah adalah Bulan yang terjepit oleh Dua Hari Raya, yaitu Idul Fitri di bulan Syawal dan Idul Adha di bulan Dzulhijjah, Oleh karena itu, di bulan ini kita mempersiapkan diri untuk beribadah di bulan Dzulhijjah yang akan datang.

Ada 2 (dua) ibadah yang besar dilaksanakan di bulan Dzulhijjah, yang Pertama adalah melaksanakan Ibadah Haji, bersyukur kita di Tahun 1443 H ini, Pemerintah Arab Saudi mengizinkan Pemerintah Indonesia memberangkatkan Calon Jemaah Haji, walau hanya separoh dari yang biasa di tahun – tahun sebelumnya, rasa syukur ini disampaikan karena sudah dua tahun terakhir Jemaah Haji Indonesia tidak diizinkan berangkat ke Tanah Suci.

Ustadz Damri Menyampaikan, bahwa hukum haji ini wajib bagi orang – orang yang mampu. Dan kemampuan itu, tidak hanya dari segi ekonomi biaya ONH yang sangat besar, tapi juga biaya keluarga yang di tinggalkan di tanah air. Selain itu, mampu dari segi fisik karena Rukun Haji itu membutuhkan fisik yang sehat dan kuat, seperti Wukuf di Padang Arafah pada tanggal 09 Dzulhijjah yang merupakan puncak Haji, Ke Muzdalifah, Mina, Melontar Jumrah, Tawaf Ifadah dan Sa’i membutuhkan fisik yang kuat. Ketika itu ada semua pada kita maka Allah mewajibkan kepada kita untuk menunaikan Ibadah Haji walau sekali seumur hidup.

Kedua, selain Haji bagi kita yang di tanah air mempersiapkan diri kita untuk “Berkurban”. Qurban juga merupakan kewajiban bagi yang mampu untuk melaksanakannya sebagai mana hadis Nabi Muhammad SAW “Barang siapa mempunyai kemampuan dan tidak berqurban maka janganlah mendekati tempat shalat kami.”.

Makna qurban adalah mendekatkan diri kepada Allah Swt, Ustadz Damri menyampaikan kisah tentang Nabi Ibrahim dan Ismail yang diuji oleh Allah. Apakah Nabi Ibrahim lebih dekat kepada Allah atau kepada yang diciptakan oleh Allah SWT.

Karena Masjid Al Basyir Rusmi ini dekat dengan Kantor Polsek Medan Helvetia dan Komplek PAMEN (Perwira Menengah), Ustadz Damri juga mengajak tidak hanya kepada Aghniya’ (orang kaya, Pengusaha) tetapi kepada Kepolisian juga dapat berhaji dan menyembelih qurban, sebagai bentuk kedekatan kepada Allah SWT.

Di akhir Khutbahnya, Ustadz Damri mendoakan semoga jamaah Haji tahun ini diberikan kesehatan dan kekuatan untuk melaksanakan Rukun dan Sunnah Haji, dan bagi yang belum berangkat semoga Allah berikan kemudahan di tahun – tahun yang akan datang, demikian juga dengan qurban”ucap Ustadz Damri Tambunan mengakhiri khutbah Jum’atnya.

Redaksi MPI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here