KOMISI III DPRD KABUPATEN BEKASI : ” TINDAK TEGAS PELAKU PENCEMARAN KALI SADANG “

0
38

 

MPI-BEKASI Kamis, 9/6/2020
Pencemaran limbah berbahaya (B3) di kali sadang yang sampat meramaikan warga Kabupaten Bekasi, membuat warga disekitaran kali sadang harus menikmati aroma bau yang tidak sedap serta membuat sesak dan pusing yang timbul dari aliran kali sadang. Kejadian ini tentunya menjadi perhatian khusus bagi pemerintahan Kabupaten Bekasi.

Warna kali yang sering berubah-ubah dan bau gas yang sangat menyesakan diduga menjadi biang keladi kegaduhan di masyarakat. Dengan kejadian perusakan alam tersebut membuat banyak pihak berpacu mencari Siapa Tuan Dari Limbah Cair B3 Di Kali Sadang.

Baca Kembali Selengkapnya : https://patriotindonesia.id/2022/04/30/mengganggu-pemudik-bau-limbah-tak-bertuan-di-sepanjang-kali-sadang-kabupaten-bekasi/

Gakkum DLH Matanya Pedih Dan Mencium Bau Ketika Pantau lokasi kali Sadang

Saat ini genap sebulan sudah, warga menanti hasil laboraturium Air Kali Sadang yang telah diambil oleh dinas lingkungan hidup Kabupaten Bekasi , untuk di cek bahan kimia berbahaya apa saja yang membuat kali sadang berubah warna dan bau tersebut.

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Saeful Islam bersama Heni Wijaya dalam kunjungan kerjanya dikali sadang serta didampingi Camat Cibitung Encun Sunarto, Sekcam Dody Supriadi dan Lurah Wanasari Sarkum, mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk tidak segan menindak pelaku dari perusakan lingkungan tersebut.

” kami minta sanksi tegas bagi perusahaan yang kedapatan membuang limbah cair ke kali sadang. Artinya tidak hanya sanksi administratif saja karena mereka punya uang yang bisa mereka bayarkan dan bisa selesai. Jadi kami minta harus tegas dan diberikan sanksi pidana, agar tidak kembali terulang pencemaran kali sadang,” tegasnya.

Tambahnya Saeful Islam, ” kami telah mengetahui hasil Laboratorium pencemaran air di kali Sadang. Dan telah mengindikasikan perusahaan mana yang telah membuang limbah cair tersebut, yang mana pencemarannya sudah melebihi ambang batas normal, sehingga dapat mencemari kali Sadang yang berdampak bau menyengat “.

” untuk perusahaan mana saja yang kedapatan membuang limbah di kali sadang, abang bisa bertanya nanti kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi ” Jawab Saeful Islam Kepada Awak media.

Saat ini masyarakat menanti akan di umumkanya kepublik oleh pemerintahan Kabupaten Bekasi Dinas Lingkungan Hidup. siapa Tuan Dari Limbah Cair Berbahaya Kali Sadang.

Shndy.M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here