MOMEN LEBARAN BEKASI 2022, RIBUAN MASYARAKAT BEKASI TUMPLEK DI ALUN-ALUN KOTA BEKASI

0
30

 

Bekasi, Patriot Indonesia ~ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, setelah Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah beberapa pekan lalu, tokoh masyakarat Bekasi kembali menggelar kegiatan akbar, Lebaran Bekasi 2022, yang diselenggarakan di Alun-Alun Kota Bekasi, Sabtu (11/6) pagi.

Di meriahkan dengan berbagai acara, yakni makan 1.000 ketupat, parade ormas, pentas seni tari dan pencak silat, kegiatan ini dihadiri unsur organisasi masyarakat (Ormas) se-Bekasi Raya (Kabupaten dan Kota Bekasi), Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan, Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Anton Charliyan selaku pembina WN 88, Ketum Jajaka Nusantara H. Damin Sada, Ketum Warung Nusantara 88 Edwin Fentando, Ketua Panitia Lebaran Bekasi Mahdi Sukarta beserta anggota kepanitiaan, dan para pimpinan Ormas lainnya baik dari tingkat daerah maupun pusat.

Ketum Jajaka Nusantara H. Damin Sada yang juga merupakan panitia penyelenggara acara mengatakan, bahwa kegiatan Lebaran Bekasi 2022 dilaksanakan untuk mempererat silaturahmi antar Ormas, para tokoh, pemerintah, dan masyarakat Bekasi.

“Kita bersyukur tahun ini bisa melaksanakan Lebaran Bekasi setelah dua tahun terkendala pandemi. Mudah-mudahan, kegiatan ini bisa semakin memperkuat persaudaraan kita, khususnya orang Bekasi,” ucapnya.

Dalam sambutannya itu, Bang Damin, sapaan karibnya, juga menyoroti tentang kondisi Bekasi saat ini. Menurutnya, Bekasi hari ini cukup banyak permasalahan yang terjadi.

“Di Bekasi itu banyak pabrik, yang kerja siapa? Orang luar! Orang Bekasi-nya malah jadi pengangguran. Padahal, kata bang Damin, pabrik-pabrik berdiri karena menggusur banyak area persawahan yang seharusnya bisa menghidupi banyak orang.

“Sekarang sawah digusur, dibangun pabrik, yang punya sawah nganggur. Pabriknya udah berdiri, bukan anaknya (yang punya sawah-red) yang kerja. Orang luar (pendatang). Anaknya mana? Nganggur,” terang Damin Sada.

Maka dari itu, ia meminta kebijakan agar penyerapan tenaga kerja lokal dimaksimalkan. “Kalo enggak, mending minggat dari Bekasi,” semburnya.

Lebaran Bekasi 2022 dimeriahkan dengan berbagai acara, yakni makan 1.000 ketupat, parade ormas, pentas seni tari dan pencak silat.

Sementara menurut Ketua Panitia Lebaran Bekasi, Mahdi Sukarta , S. Thi yang akrab disapa T-Bob mengatakan, ” Lebaran Bekasi ini diselenggarakan oleh gabungan dua organisasi masyarakat (ormas) yaitu Warung Nusantara 88 (WN88) dan Ormas Jajaka Nusantara yang dipimpin oleh Baba H. Damin Sada, ” tutur T-Bob.

” Berawal dari ide melanjutkan, Lebaran Bekasi ini adalah yang ke5, dari tahun 2016 s/d 2019. Tahun 2022 ini, saya gagaskan kembali untuk adakan giat Lebaran Bekasi. Dengan target 1.000 sampai 1.500 orang yang hadir. Ternyata faktanya hari ini lebih dari 2.000. Ini surplus buat kita (panitia.red). Dan jadi satu kepuasan atas kerja ekstra kepanitiaan, ” lanjut Ketua panitia.

Lagi T-Bob katakan, ” Persiapan kegiatan ini hanya butuh waktu 2 minggu. Namun, rekan -rekan media dapat melihat berapa banyak masa yang hadir. Pertama mungkin karena selama dua tahun ini kita merasa tertekan. Tiba-tiba kita adakan lagi Lebaran Bekasi ini, ” paparnya sambil memperlihatkan situasi di lapangan yang masih dipadati warga masyarakat Bekasi.

” Acara kita mulai dari pukul 09.00 WIB sampai nanti selesai Maghrib, InshaAllah masa akan bertambah terus dan semakin ramai. Targetnya hanya satu, hari ini kita mengusung tema “1.000 Ketupat Untuk Mempererat Masyarakat Bekasi Yang Bermartabat”.
Dalam arti kata, 1.000 Ketupat itu sebagai simbol bahwa ini adalah momentum hari raya dimana semua budaya/adat istiadat masyarakat Bekasi kita tumplekkin disini. Dari mulai seninya, adat istiadat nya, bahkan sampai kuliner. Seluruh makanan khas Bekasi kita pamerkan disini. ” ucap T-Bob dengan bahasa Betawi nya.

Disesi yang sama, Sholeh Bin H. Saiyin selalu Wakil Ketua Panitia Lebaran Bekasi dalam hal ini turut menjelaskan bahwa, ” ini adalah awal kebersamaan dimana masyarakat Bekasi kita kembalikan ke masa-masa tempo dulu. Bagaimana mengenal budaya, tata cara, dan adat istiadat. Dan hari ini lazimnya yang tua dan yang muda tetap jalin sikaturahmi, dengan muhasabah. 1.000 Ketupat itu mewakili bagaimana masyarakat Bekasi bermuhasabah bersalam- salaman , kita kembali fitri. Ayo kita rangkul persaudaraan, kita eratkan silaturahim ke depannya, sehingga warga Bekasi tidak lagi bercitra tidak baik, ” katanya kepada awak media.

” Keakraban dalam nuansa kekeluargaan itu harus dibangun. Pesan dari tokoh-tokoh masyarakat Bekasi kedepannya jalin terus silaturahmi nya. Dan 1.000 ketupat merupakan simbol awal Lebaran Bekasi untuk tahun berikutnya, ” terang Sholeh.

” Rencananya kami akan mendaftarkan Lebaran Bekasi ini kepada Hak Cipta Independen. Jadi jika Pemda mau mengadakan Lebaran Bekasi, InshaAllah tidak akan ke mana-mana, pasti kita lagi selalu pelaku awal Lebaran Bekasi di Kota Bekasi. Walaupun ini yang kedua dari 2019. Tapi kita sudah dipatenkan menjadi penyelenggara tetap, ” sambung T-Bob lagi sebelum menutup sesi wawancara.

“PLT. Walikota Bekasi juga sudah menetapkan bahwa Lebaran Bekasi menjadi agenda tetap Pemda Kota Bekasi setiap tahunnya. Hal ini disetujui oleh tokoh-tokoh masyarakat juga tokoh-tokoh budaya Kota Bekasi, ” pungkasnya. (Ayu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here