DIDUGA MENJADI SANTAPAN TIKUS BERDASI, PROYEK PENGADAAN LANGSUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT KAWASAN PEMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN BEKASI KPK HARUS IKUT CAMPUR

0
245

 

MPI – Bekasi
Mungkin ini bukan permasalahan baru jika Dinas yang mengadakan Lelang atau pengadaan langsung. Hal ini sangat rentan  dugaan transaksional dan celah-celah Korupsi antara kepala dinas dan kepala bidang sangat mungkin terjadi.

Di lain tempat. Praktisi hukum dan juga sebagai Ketua LBH Arjuna Zuli Zulkipli SH, pernah berstatemen bahwa “jual beli proyek baik itu lelang ataupun pengadaan langsung yang dananya berasal dari APBD adalah Hal yang sudah menjadi kelasik di pemerintahan kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu”. Jelasnya.

Untuk membongkar lebih dalam lagi sarangnya para tikus berdasi tersebut, Team Investigasi Media Patriot Indonesia akan melakukan kajian dan cek and ricek proyek yang berasal dari dana masyarakat tersebut, Jika ada temuan janggal biro hukum Media Patriot Indonesia yang di pimpin langsung Kabiro hukumnya Hadromi SH siap melakukan langkah hukum termasuk melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dan meminta BPK mengaudit harta kekayaan para kepala dinas dan kepala bidang di pemerintahan Kabupaten Bekasi,

Sebagai contoh seperti janji yang pernah terlontar Plt Kepala Dinas Tarkim H. Nur Chaidir, S.T., M.M.,  mengajak bertemu di Masjid Jami Baiturrahim di depan Kantor Desa Sukamahi dengan beberapa orang saksi  Plt Kepala Dinas Tersebut mengatakan bahwa ada 50 titik Pengadaan Langsung yang akan di berikan kepada timsesnya Plt Bupati Akhmad Marjuki.

Contoh lain lagi yang sempat menghebohkan di Indonesia seorang Koboy berbaju hitam yang ngamuk-ngamuk membalikan meja minta jatah proyek dan mencari salah seorang pejabat di Dinas Kabupaten Bekasi, Jelas mereka merasa berhak atas proyek Pengadaan Langsung maupun Tender karena para pemborong/kontraktor harus menyetor 10 persen dari nilai Proyek, kadang harus menyetor walaupun proyek belum tayang di LPSE nya Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Rahasia bocorkah ?. atau memang pembicaraan hal yang seperti ini sudah menjadi hal yang biasa di bicarakan diantara kepala-kepala dinas di Kabupaten Bekasi. Kalaupun perbincangan seperti ini menjadi biasa-biasa saja di kalangan petinggi. Sungguh Kabupaten Bekasi sangat perlu perhatian khusus dari KPK. Agar Kabupaten Bekasi bisa berkembang besar sesuai namanya yang sudah terkenal Se-Asia Tenggara.

Tim Investigasi MPI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here