Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat di dampingi oleh Ketua Pengadilan Negeri Cikarang Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushola

0
48

 

 

MPI BEKASI
Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Peletakan batu Pertama pembangunan musholah di dampingi oleh Ketua Pengadilan Negeri Cikarang Sekda Dan Ketua MUI kabupaten Bekadi di Pengadilan Negeri Cikarang Kelas ll komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi Cikarang Pusat Jawa Barat Rabu 22Juni 2022.

Hadir dalam Peletakan batu pertama Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat Bapak Dr. H. Heri Swantoro, SH, MH, PJ Bupati Dani Ramdan, Ketua Pengadilan Negeri Cikarang Eddy Daulatta Sembiring S.H.M.H, Perwakilan Forkompimda Kapolres Kabupaten Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Bekasi, Komandan Kodim 0509 Kab Bekasi serta Ketua Pengadilan Agama Cikarang, Sekda Drs Dedy Supriadi, Kepala Subdenpom Jaya/2-3 Kab Bekasi dan Ketua MUI Kabupaten Bekasi.

Pj Bupati Dani Ramdan mengatakan berterimakasih atas kehadiran yang mulia Ketua Pengadilan Jawa Barat di wilayah kabupaten Bekasi, kehormatan bagi kami bapak berkenan hadir meninjau Fasilitas gedung pengadilan Negeri Cikarang yang dimana hasil dari kolaborasi Pemerintah Kabupaten Dengan Pengadilan Negeri yang akan kita lengkapi dengan di bangunnya Mushola di Area Pengadilan Negeri Cikarang.

Dani menambahkan kalau kita liat dari kesenian Bekasi ini unik, Alkuturasi dari sunda dan betawi Melayu dan Jawa, dan setelah dibukanya kawasan industri hampir semua suku ada disini dari Sabang Sampai Merauke bahkan juga bangsa Asia lainya seperti Jepang, Cina Korea itu banyak sekali disini, memang karena banyak pembisnis di Cikarang, karena penanaman modal Asing.

Bekasi itu terbuka setelah abad kedua, setelah Muara kali bekasi ini menjadi pelabuhan yang cukup ramai sehingga berdiri kerajaan Taruma Negara, kerajaan Taruma Raja-Rajanya masih keturunan Orang India.
Kemudian di tundukan oleh kerajaan Sriwijaya baru masuklah orang- orang melayu dari Hindu menjadi Budha.

Terus ketika masuk ajaran Islam dari kerajaan Pajajaran dan pengaruh islam dari kesultanan Cirebon sehinggal kulturasinya unik model budaya dan budaya Cina. Tetapi yang paling menonjol adalah betawi dan sunda.
dari sisi keagamaan memang mayoritas beragama muslim namun kehidupan beragama disini cukup kolusif tidak ada pertentengan yang signifikan, mesti ada pendirian tempat ibadah, ada tetapi dengan kekompakan forkopimda disini semua persoalan yang bernuansa sarah bisa diredam meski potensinya sangat tinggi karena semua suku ada disini.dan salah satu kunci kta adalah bisa menjaga stabilitas adalah kehidupan beragama oleh karena itu kami sangat menyambut baik prakarsa ketua pengadilan Negeri Cikarang untuk mendirikan Mushola di Fasiltas Pengadilan, karena itulah menjadi kebutuhan utama , kalau kita ingin membina kehidupan beragama, jadi musholahl tidak hanya berada di pemukiman penduduk ataupun perumahan tapi juga bisa diarea perkantoran, maka dari itu kita sambut baik dan ini banyak manfaatnya untuk pegawai maupun masyarakat pencari keadilan disini, bisa melaksanakan sholat dengan khusuk karena fasilitas nya sangat baik, diujung sambutanya PJ Bupati menghadiahi Pantun Untuk Para Undangan yang datang
Kalo Pergi ke Sekolah jangan lupa mrmbawa buku.
Kalo dikantor sudah ada mushola insallah ibadah kita akan menjadi khusuk.

Jalan- jalan hari sabtu ke Cikarang bersama keluarga. Kalau ibadah kita khusuk hidup makin berkah dan sejahtera.

Sementara itu Ketua Pengadilan Negeri ll Cikarang Eddy Daulatta Sembiring SH. MH mengatakan kami segenap keluarga Besar Pengadilan Negeri Cikarang mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Pj Bupati Dani Ramdan, Sekda Kabupaten Bekasi Drs Dedi Supriadi Sungguh memiliki atensi yang cukup besar untuk pengadilan Negeri Cikarang untuk memiliki dan pembangunan Mushola, di lingkungan kantor Pengadilan.

 

Ketua Pengadilan Jawa Barat Dr H Heri Swantoro SH. MH mengatakan bahwa membangun rumah ibadah itu tanggung jawab bersama, tempat ibadah ini menjadi sarana untuk bisa menuju kebaikan serta sebagai spritual kita untuk beribadah, ” ujarnya.

Heri juga berharap agar setelah dibangun nantinya rumah ibadah tersebut benar- benar dirawat serta dengan dibangunnya mushola ini dapat menambah iman dan taqwa kita semua, perlu diingat bahwa pembangunan mushola ini memakai uang Rakyat (APBD) tentunya pertanggung jawaban kerakyat harus kita Laksanakan dengan sebaik- baiknya;” Tutupnya.

 

( Catur.S / M. Iqbal )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here