BIN Maranin Vaksinasi Door to Door Menuju Herd Immunity

0
37

MPI-Bekasi

Meskipun vaksinasi telah berlangsung 1,5 tahun, namun hingga kini masih ditemukan warga yang belum mendapatkan vaksin dosis lengkap. Terbukti dari hasil yang diparanin oleh Badan Intelejen Negara (BIN) di Kabupaten Bekasi tepatnya di RT 002 RW 008 Kp. Sawah Desa Cikarageman Kacamatan Setu masih menemukan tidak sedikit warga yang belum mendapatkan vaksin lengkap. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan sasaran vaksinasi guna mempercepat terbentuknya Herd Immunity.

Kendati kasus Covid-19 belakangan ini terbilang telah melandai, namun instansi terkait terus melakukan upaya antisipasi. Ditengah upaya pemulihan situasi pandemi Covid-19, vaksinasi kini masih terus diintensifkan. Salah satunya dengan melakukan penyisiran terhadap warga yang belum tervaksin lengkap. Seperti penyisiran yang dilakukan BIN Daerah Jabar di Kabupaten Bekasi, Selasa (28/6/2022). Petugas gabungan yang kini kembali turun mendatangi rumah-rumah warga mendapati adanya warga yang belum tervaksin lengkap.

BIN Posda Kabupaten Bekasi Boy Sudiro mengatakan, upaya optimalisasi vaksinasi covid-19 ini dilakukan secara nasional, termasuk juga penyisiran yang dilakukan door to door tersebut. Ia mengakui melalui upaya door to door tersebut berhasil menjaring warga yang belum mendapatkan vaksin dosis lengkap, baik dosis I, dosis II maupun dosis III (booster). Pihaknya mengakui instansi terkait sebelumnya memang telah melaksanakan berbagai upaya vaksinasi termasuk door to door secara gencar di masyarakat.

Namun menurutnya tidak sedikit target sasaran vaksin yang masih terkendala untuk melakukan vaksinasi, “yang belum tervaksin itu karena terkendala kesehatan seperti saat jadwal vaksinasi tensinya tinggi, dalam kondisi sakit atau baru masuk usia sasaran vaksin. Ini yang akan kami terus intensifkan,” ujarnya.

Seluruh warga yang belum mendapatkan vaksin lengkap tersebut diparanin ke rumah masing-masing. Setelah dinyatakan memungkinkan untuk dilakukan vaksinasi, mereka langsung di vaksin di tempat.

Pihaknya bersama Pemerintah Daerah terus bekerja sama untuk mendorong penuntasan vaksinasi dosis pertama, kedua dan ketiga (booster) untuk masyarakat termasuk para lansia maupun anak. Menurutnya upaya ini diintensifkan di tengah kasus Covid-19 yang belakangan ini telah melandai agar dapat membentuk kekebalan komunal (Herd Immunity).

Pihaknya pun mengajak masyarakat khususnya yang belum tervaksin bisa berpartisipasi aktif. “Program vaksinasi Serentak serta door to door ini akan kami laksanakan sepanjang tahun 2022 dengan target 2000 dosis perhari untuk wilayah Kabupaten Bekasi, guna mendorong adanya peningkatkan capaian dosis booster untuk para lanjut usia di wilayah Kabupaten Bekasi dan diharapkan kepada masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam penuntasan program vaksinasi tersebut,” tandasnya.

Sementara Kasi Penanggulangan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kabupaten Bekasi Masrikoh mengatakan untuk meningkatkan animo masyarakat untuk segera melaksanakan vaksinasi kuncinya ada pada regulasi dari Pemerintah. “Kuncinya sekarang regulasi.

Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait pentingnya vaksinasi. “Yang mengikat kurang di lapangan. Kita terus sosialisasikan manfaat vaksin kepada masyarakat adalah untuk kebaikan kita bersama, dalam upaya menghindarkan diri dari Covid-19, meski kasus Covid-19 sudah melandai, kita harus tetap buat herd immunity (kekebalan komunal) dan tetap kita sukseskan.” tandasnya.

Muhari / Densinyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here