Kasus Kiai Cabul di Ponpes Banyuwangi, Wakil Rakyat Marah

0
56

 

MPI-BANYUWANGI

Kasus FZ, mantan anggota DPRD sekaligus petinggi pondok pesantren di Desa Pasang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, yang mencabuli santri di bawah umur dengan modus nikah sirri, membuat warga dan wakil rakyat marah besar.

Warga yang tergabung dalam Forum Singojuruh Bersatu (FSB) teriak keras.

Melalui Ketuanya, Vahid Faiq, meminta pelaku dihukum berat.

Pelaku, FZ, seharusnya menjadi pendidik dan panutan para santri dan santriwati. Malah  menghancurkan masa depan santri.

Faiq mengutuk keras perbuatan oknum petinggi ponpes ini, tak lebih dari orang tak berpendidikan yang menuruti nafsu belaka.

“Kasihan santri nya. Mereka harus didampingi untuk tetap belajar.  Selanjutnya polisi yang akan memproses hukum FZ agar ada efek jera dan tidak terulang,” ujarnya, di kantornya, di Singojuruh, Selasa (28/6/22).

Sementara itu, Michael Edi Haryanto Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, pun juga mengutuk pelaku.

Partai Demokrat beberapa tahun terakhir sedang fokus memperhatikan lembaga pondok pesantren.

“Meski ada kejadian itu, jangan sampai masyarakat menyamakan semua pengasuh Ponpes memiliki kelakuan yang sama,” tukasnya.

Katanya, ulah oknum tidak bisa digeneralisir menjadi semua. Dia yakin banyak Ponpes yang  pengasuhnya berakhlaq dan sarat prestasi.

“Kami dari Partai Demokrat setahun ini menggandeng banyak Ponpes di Banyuwangi untuk sinergi membangun akhlak serta budi pekerti generasi bangsa yang berdaya saing di masa depan, ” ujarnya.

Michael mendesak agar aparat penegak hukum memprosenya secara adil.

“Masyarakat di bawah jangan  anarkis. Kita harap Ponpes itu tetap berjalan normal,” akunya.(BB).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here