Begini, Pendapat Para Tokoh Hingga Biografi Tim Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi

0
46

 

BEKASI – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membentuk Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) yang terdiri dari unsur akademisi, praktisi, dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Tugasnya, memberi masukan, saran dan pengkajian dalam rangka percepatan pembangunan daerah.

Dikutif dari bekasikab.go.id (https://www.bekasikab.go.id/pemkab-bekasi-bentuk-tim-percepatan-pembangunan-daerah), TPPD melakukan pemantauan pelaksanaan program kegiatan melalui instrumen pengendalian dan evaluasi di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan memberikan masukan-masukan serta kajian terhadap berbagai permasalahan dan potensi tantangan pembangunan yang ada.

“Jadi, TPPD ini mengkaji dan memberikan rekomendasi untuk bisa mengimplementasikan empat fokus yang sudah saya tetapkan. Baik infrastruktur, pembangunan SDM, pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi,” kata Dani Ramdan dalam rapat pembentukan TPPD di Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis, 7 Juli 2022.

Hal sama disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi.

Dedy berharap peran TPPD dapat membantu pemerintah dalam melakukan analisis saran dan keluhan masyarakat terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.

“Tugas TPPD juga merumuskan ide-ide inovasi di bidang pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan dalam rangka membantu meningkatkan daya saing daerah Kabupaten Bekasi,” terang Dedy Supriyadi.

Lalu, bagaimana pendapat para tokoh terhadap langkah Dani Ramdan membentuk TPPD dan bagaimana profil TPPD yang terdiri dari 4 Dewan Pakar: Dr. Soni Sumarsono, M.D.M, Prof. Dr. Mahmud, Drs, M.Si, Dr. H.M. Harun Al-Rasyid, M.Si, Dr. H. Munawar Fuad Noeh, M.Ag dan 6 Dewan Eksekutif: Drs. H. Sudarisman, AK, MM, Aria Girinaya, SE. AK, Ferdhiman Putera Bariguna, A.R., S.T., M.Ipol, Dr. Merdi Hajiji, M.H., M.Si, Pulihono, SE dan Ir. Tubagus Hendra Suherman.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi merangkumnya, sebagai berikut :

*Obon Tabroni*
Anggota DPR RI

_”Apapun usaha untuk perbaikan kemajuan Bekasi itu bagus bangat”._

*H. Omin Basuni*
Boss RS Medirossa Bekasi

_”Lanjutkan kalau memang positif untuk Bekasi”._

*Nandang*
Pengelola Kota Pembangunan Deltamas

_”Siap..semakin mantap”._

*H. Amin*
Boss Grand Cikarang City

_”Ass, pendapat saya Pa Dani Ramdan cukup baik yah baru berapa bulan ajah sudah keliatan pekerjaannya, contohnya jalan Cikarang Cibarusah sudah diperbaiki, belum jalan Pemda yang sekarang sedang dikerjakan. Sekian, tks”._

*H. Yaman Edi Bair*
Ketua Dewan Penasehat Kadin Kabupaten Bekasi

_”Pembentukan TPPD merupakan langkah tepat selesaikan beragam persoalan di Kabupaten Bekasi yang sudah komplek. Kita tahu, banyak jabatan penting eselon 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) hanya diisi pelaksana tugas. Kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat kewenangan Plt terbatas dalam pengambilan keputusan, termasuk kewenangan pak Dani Ramdan selaku Penjabat Bupati Bekasi”._

_”Terkait tim yang sudah ditunjuk pak Dani Ramdan, saya percaya beliau tidak asal tunjuk, apalagi sampai gegabah dan sembarangan. Uji tahapan berkonsultasi dengan Gubernur pasti menjadi landasan dalam mengambil keputusan, termasuk melewati suasana kebatinan yang panjang agar tidak salah dalam menempatkan orang-orang yang duduk di dewan pakar dan dewan eksekutif TPPD”._

_”Semoga dapat merumuskan poin-poin penting pembangunan dan masukan masukannya menjadi landasan pengambilan keputusan oleh para pemangku kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi sehingga roda pembangunan tidak tersendat dan dapat berjalan sesuai harapan”._

*Ombi Hari Wibowo*
Ketua Komunitas Pegiat Desa Kabupaten Bekasi

_”Lebih ke Tata Kota. Beresin Pasar Cikarang, jalan Kalimalang, jalan Pasirgombong dan seluruh Taman sepanjang jalan Raya Nasional”._

*Ondang Donal*
Wakil Ketua F-BPD Kabupaten Bekasi

_”Klw sy sih yess.. Kab bks butuh itu.. krna slma ini pembngunan di kab bks terkesan ngamblen. Pro kontra soal biasa.. Sy gk bicra ada kwnangan atw tdknya dri pje..sy hnya melihat kabptn butuh percpatan pembngunan dlm sgla bidang. Insprastruktur yg amburadul, ekonomi dan pemberdayaan masyrkat, sulitnya para pencari kerja yg mau bekerja di daerahnya sndri. Hrpn dg adanya TPPD bisa mmbntu”._

*Jon Soni Sulaksono*
Direktur Eksekutif Kadin Kabupaten Bekasi

_”Secara aturan, Pj Bupati hal nya Bupati memiliki Diskresi menjalankan UU nomor 23 tahun 2014 dan turunannya secara optimal. Istilah TPPD di Kabupaten/Kota di Jawa barat bukan lagi menjadi hal yang baru, Bekasi Kota lebih awal membuat tim yang sama dalam rangka melakukan percepatan perimbangan pembangunan di segala sektor, mempercepat tercapainya target RPJMD yang dirasakan perlu campur tangan lembaga ad-hock di luar OPD”._

_”Sebagai langkah terobosan, saya secara pribadi sangat mengapresiasi atas langkah Pj Bupati Bekasi membuat pijakan dasar melalui TPPD dan berharap tim ini mampu merekomendasikan usulan-usulannya yang nantinya bisa dieksekusi cepat oleh SKPD Teknis di pemerintahan Kabupaten Bekasi”._

*Gunawan*
Ketua Umum LSM Sniper Indonesia

_”Selama Tim TPPD diisi orang-orang yang memiliki kompetensi, berpengalaman di masing2 bidangnya dan berkomitmen membantu Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam rangka percepatan program pembangunan daerah, saya tidak berkeberatan dan akan mendukungnya”._

_”Saya rasa Peje Bupati menempatkan orang2 yang duduk di tim tsb tidak asal tunjuk, gegabah dan sembarangan, tentunya terlebih dahulu berkonsultasi dengan Gubernur dan melalui kajian yang komprehensif agar tidak salah dalam menempatkan orang2nya”._

_”Tinggal bagaimana sbg masyarakat memberikan kesempatan mereka untuk bekerja sesuai tugasnya dan kawal bersama sama”._

_”Sudahilah perdebatan terkait penunjukan TPPD, jangan sampai energi habis terkuras untuk suatu polemik. Lebih baik berikan saran dan masukannya kpd mereka”._

_”Yang tdk kalah pentingnya adalah pengisian kekosongan jabatan eselon dua harus dituntaskan agar perangkat daerah di setiap SKPD berjalan maksimal”._

*Iswandi Ichsan*
Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi

_”Semangat pembentukan TPPD oleh PJ Bupati Bekasi tentu harus kita apresiasi sebagai bentuk keinginan positif pa PJ dalam menyikapi kompleknya permasalahan yg terjadi selama ini._

_”Jika dilihat dari rekam jejak pa PJ tentu kita tak ragukan jam terbang serta kemampuan beliau dalam memimpin serta melahirkan solving problem yg tepat. Tinggal sekarang yg dibutuhkan adalah partisipasi semua pihak dalam mengawal dan memberi masukan dalam permasalahan TPPD. Jangan kita terjebak dalam suka atau ngga suka pada pemimpin._

_”Sebagai seniman tentu kami siap membantu memberi masukan dan gambaran bagaimana perkembangan seni dan berkesenian di Kabupaten Bekasi agar pa PJ dapat memperoleh informasi seni dari orang orang yg tepat dan kompeten tanpa melihat kepentingan apapun. Mudah mudahan kebersamaan kita semua dapat mempercepat perkembangan kemajuan di Kabupaten Bekasi yg mungkin dinilai agak terlambat. Salam sukses buat kita semua”._

*Hadi Santoso*
Wartawan Senior

_”Pembentukan TPPD oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan harus bisa mewujudkan tujuan dari pembentukan TPPD itu sendiri, Yakni, percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi. Oleh karena itu TPPD harus segera bekerja melakukan tindakan” merumuskan, membuat terobosan” tentang konsep” yang lahir dari pemikiran visioner dari TPPD tersebut. Dengan begitu, percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi dapat diwujudkan._

_”TPPD harus mampu memberikan perubahan positif dan signifikan di Kabupaten Bekasi._

_”TPPD fokus saja bekerja sesuai tujuan awal dan jangan dijadikan untuk embel” kepentingan politik atau kepentingan lain._

*Iwan Setiawan*
Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi

_”Saya pribadi merasa bagus dan itu tepat. Alasannya karena tugas beliau untuk melakukan peningkatan pembangunan secara merata di segenap aspek. Maka langkah yang diambil oleh pemerintah mengakomodir dan mengumpulkan masukan-masukan serta ide dari segenap pihak secara positif itu sangat perlu. Karena tanpa dukungan dan kerja nyata keterlibatan orang-orang secara luas ataupun orang-orang profesional yang memang ahlinya._

_”Jadi siapapun yang dapat memberikan saran dan bekerja secara konkrit untuk percepatan dan kebaikan pembangunan di Bekasi.. lagi tidak melanggar tatanan dan norma kearifan, saya pribadi/lembaga sangat mendukung.._

_”Semoga program ini menjadi bukti nyata untuk kemajuan Bekasi. Kabupaten Bekasi Makin Berani”._

*Syamsudin*
Sekretaris LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi

_”Saya mendukung program yang sudah diputuskan oleh bapak Dokter Dani Ramdan Penjabat Bupati Kabupaten Bekasi. Dengan adanya percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Bekasi ini ada hal yang positif dimana akan menggenjot para ASN yang ada di Kabupaten Bekasi. Berikut LSM GMBI mendukung untuk akselerasi dari wilayah Kabupaten Bekasi agar lebih cepet di dalam proses pembangunan insfratuktur dan mendukung para pejabat-pejabat di wilayah Kabupaten blBekasi agar bisa konsisten dengan adanya tim percepatan ini bisa untuk lebih hidup dan ada perubahan untuk wilayah Kabupaten yang kita cintai ini”._

*Hendro*
Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kabupaten Bekasi

_”Terkait percepatan pembangunan daerah, program yang sudah dilaksanakan oleh Pj Bupati kami DPC LSM Penjara Indonesia Kabupaten Bekasi mendukung untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi maju dan semangat terus. Bekerja untuk masyarakat Kabupaten Bekasi”._

*Dede Abdul Azis*
Sekretaris Forum Akademisi Bekasi Raya

_”Pak PJ adalah birokrat, sampai sini kan sudah jelas, karenanya langkah apapun yang diambil oleh Pak PJ, sudah pasti untuk kebaikan dan kepentingan masyarakat Kabupaten Bekasi dan tidak ada unsur balas jasa atau politik di dalamnya. TPPD akan berperan sebagai katalisator. Menjadi hal logis jika dibutuhkan katalisator di dalamnya agar laju pembangunan dapat berjalan secara optimal”._

_”Pembentukan TPPD sudah tidak perlu diperdebatkan lagi karena sudah menjadi kebijakan pimpinan daerah. Biarkan mereka bekerja dan berproses, kita berhak melihat hasil evaluasi kinerjanya nanti”._

_”Forum Akademisi Bekasi Raya juga mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, tidak cuma politisi dan akademisi, untuk melek literasi agar dalam sumbangsih membangun Kabupaten Bekasi semuanya berbasis data dan referensi bukan asumsi dengan muatan arogansi”._

*H. Nursan Opek*
Tokoh Bekasi Utara

_”Pada prinsipnya, kami warga masyakat Bekasi sangat setuju atas rencana pembentukan TPPD apalagi para anggota figurnya adalah para ahli. Akan tetapi saya hanya ingin menitipkan bila TPPD telah terbentuk, maka mhn agar Utara belahan Bekasi bisa ada jenjang perubahan pembangunan sehingga mampu mendongkrak pendapatan perekonomian masyarakat dari bidangnya masing masing, terutama skala prioritas diantaranya ;_
_1. Mhn dipercepat penyelesaian rencana jalan pantura (Marunda- Cabangbungin) yg selama ini mangkrak. Krn dengan adanya jalan tsbt maka akses perekonomian akan berkembang secara signifikan. Akan tetapi bila jalan tersebut tidak terlaksana maka dari manakah para investor hadir karena tidak ada jalan yg mendukungnya._
_2. Ciptakan kesenjangan anggaran antara selatan dan utara. Krn Utara pun memiliki aset yg tak terbilang kecil, diantaranya ada GAS dan MINYAK Orang Kabupaten pun sudah hafal soal itu !!! Maka gak perlu dikabarin. Hanya mengingatkan atau memberitahukan bhw di utara ada program dari 2006 yg bisa merubah utara tapi mangkrak progres._

*Samsul Bahri*
Ketua Baznas Kabupaten Bekasi

_”Wa’alaikumussalam … apakah TPPD sudah diresmikan/dilakukan pelantikan pak? Boleh tahu susunan lengkapnya pak?”._

*Sri Sugiarti*
Ketua Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bekasi,

_”Harus dimasukan tokoh perempuan utk memberikan sumbangsih kemajuan pembangunan, harus ada sumbangsih pemikiran dari para perempuan krn kita melihat perempuan juga berkontribusi dlm pembangunan. Coba kita lihat di bidang UMkM, penggerak 80% pelaku nya adalah perempuan. Kegiatan2 mereka lakukan secara continue utk pondasi kekuatan ekonomi dlm keluarga”._

*Zaenal Abidin*
Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi

_”Saran untuk Pj Bupati Bekasi untuk masalah percepatan pembangunan alangkah baiknya ditambah 1 atau 2 orang lagi putra bekasi atau yang mengerti tentang kondisi Bekasi yang real sebenernya agar keseimbangan itu ada, dan saya bangga atas apa yang sudah dilakukan oleh pak Dani Ramdan di percepatan ini. Sebagai saran agar keseimbangan itu ada bisa ditambah 2 orang lagi putra atau putri terbaik Kabupaten Bekasi yang ngerti tentang kondisi Kabupaten Bekasi dan untuk tim percepatan pun benar-benar dijalankan dengan baik dan cepat untuk Kabupaten Bekasi yang lebih baik”._

*Fery Muzaki*
Aktivis PA 212

_”Kalau saya pribadi memberi saran, disamping tokoh-tokoh profesional dan intelektual, partai politik yang punya kursi di DPRD diminta kadernya yang punya kredibilitas dan kapabilitas untuk masuk ke tim tersebut. Karena partai politik sebagai instrumen politik juga punya kepentingan membangun daerah/Bekasi”._

*Yosminaldi*
Ketua Umum Asosiasi Praktisi Human Resouce Indonesia (ASPHRI),

_”Harusnya diambil juga di tim di atas dari perwakilan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Sebagai Kabupaten dgn kws Industri terbesar di ASEAN, masalah pengangguran dan kemiskinan harus jadi prioritas. Salah satu strateginya, berdasarkan BLK Kab Bekasi untuk program vokasi dan bentuk forum komunikasi lembaga pelatihan dengan industri (FKLPI-D) agar tercipta koordinasi dan sinergi BLK dengan DUDI. BLK Kab Bekasi harus menjadi PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN VOKASI UTAMA untuk menyiapkan calon2 pekerja yang KOMPETEN dan segera Bentuk Forum Komunikasi antar kawasan industri se Kab Bekasi, khusus dalam prioritas penerimaan warga kab Bekasi sbg pekerja”._

*Fathullah*
Preneur Kamar Dagang dan Industri

_”Setahu sy, PJ Bupati itu TDK boleh ambil kebijakan apapun, dia hanya jaga gawang agar TDK terjadi kekosongan. Krn dia khan TDK dipilih rakyat. Dia hanya menunggu sampai pemilu THN 2024 dan hal itu pun hrs dibicarakan dahulu via DPRD Bekasi. Apalagi yg terkait dgn anggaran. Bupati boleh pergi dari jabatannya, entah mutasi, entah mati, tp BLUE PRINT PROGRAM tetap ada, ya tinggal dilanjut program itu, dianalisis dgn para penasehat bupati, dipilih narasi yg mana yg hrs terdahulu dilaksanakan SBG program Bupati yg lama yg sdh berbentuk narasi utk diimplementasikan sesuai kebutuhan daerah tsb yg menyentuh pelayanan masyarakat. Klo memang di program pak Eka, blm dibentuk TPPD, sedang di era Dani R sdh dibentuk Tim TPPD baru selevel narasi, MK ini termasuk terobosan yg bagus, niat yg bagus”._

*Zuli Zulkifli*
Ketua LBH Arjuna

_”PJ Bupati Bekasi adalah dasarnya penunjukan, bukan pejabat politik. Maka yang paling pokok benahi reformasi birokrasi agar pelaksanaan pembangunan efektif dan efisien, salah satu contohnya adalah reorganisasi daripada 13 eselon 2 yang kosong harus segera diisi, bukan sebaliknya menghamburkan uang negara untuk membentuk TPPD, demikian masukan dan saran. Wassalam”._

*Turangga Udaksana*
Ketua Umum LSM Benteng Bekasi

_”Jika team TPPD dibentuk dan beranggotakan orang luar Kabupaten Bekasi, saya selaku Ketua Umum Benteng Bekasi merasa ragu akan kefahamannya terhadap Bekasi”._

*Soleh Zaelani*
Ketua Petanesia Ormas Habib Luthfi bin Yahya Kabupaten Bekasi

_”Komentar sy atas nama toga dan ketua petanesia ormas hb luthfi bin yahya kab Bekasi, keberadaan lembaga tsb sangat dibutuhkan oleh msy kab bekasi, krn sangat luas nya wilayah ini perlu org2 yg mampu merealisasikan program2 pj Bupati ini. Segera garap dan eksen di lapangan jgn banyak diskusi2 di atas meja saja. Turun dan realisasikan semua ide dan gagasannya utk dinikmati msy Kab Bekasi. Salam”._

*Yaya Ropandi*
Tokoh Masyarakat

_”Ada beberapa orang yang perlu dipertanyakan tentang kompetensinya. Jgn jadi Bancakan tim”._

*Hidayat*
Aktivis

_”Tim percepatan pembangunan daerah (TPPD) untuk Kabupaten Bekasi sangat perlu dan kami mendukung. Kabupaten Bekasi sebagai daerah penyangga ibukota pembangunan infrastrukturnya masih kurang dibandingkan daerah lain seperti Bogor. Untuk itu kami sangat mengapresiasikan langkah PJ Bupati Bekasi dalam ini H. Dani Ramdan terus bekerja keras demi terciptanya Kabupaten Bekasi yang maju unggul di segala bidang sehingga masyarakatnya sejahtera”._

*H. Riden Bahrudin*
Ketua Umum Ormas GMI

_”TPPD menurut sy krg efektif kang. Jika mmg Roda pemerintahan Kab Bekasi ingin berjalan sesuai dgn kinerjanya, segera usulkan para SKPD utk menjabat jabatan definitif di masing2 Dinas ny dn tentunya sesuai dgn kapasitas dn kapabilitasny..”._

_Karna menurut sy itu akan menambah beban anggaran.., cb aj brp honor dn biaya dr mulai pembentukan jg kepengurusan TPPD dn dpastikan menurut sy akan jd kelompok besar utk mengeruk keuntungan dn ajang korupsi di setiap kegiatan.. (catat)”._

*H. Daris*
Politisi

_”Sangat tidak jelas. Apa kajiannya hingga perlu tim TPPD. Emang SKPD sudah ga layak untuk membangun Bekasi? Lalu Musrenbang para kepala desa? Sangat mengada-ada”._

*Syahban Siregar, SH*
Advokat

_”Pembentukan TPPD bagus, tapi perlu kita ingat, kiblat pembangunan Bekasi harus digeser, harus berkiblat pada kwalitas jangan pada kuantitas semata. Bukan rahasia umum lagi, setiap gelaran kegiatan fisik di Kabupaten Bekasi selalu terdapat banyak masalah “kuwalitas”._

_”Sehingga masyarakat tidak merasakan manfaat yang sesungguhnya. Ini harus menjadi perhatian serius TPPD agar diberikan rekomendasi pada PJ untuk kemudian diperhatikan secara serius. Ada beberapa faktor penyebab, yang pertama adalah kurangnya “SDM” konsultan pengawas dalam pengawasan kegiatan pisik dan kurangnya penegakan hukum terhadap rekanan yang melakukan pelanggaran sehingga kejadian serupa terus berulang-ulang terjadi. Selanjutnya, penempatan jabatan juga harus menjadi perhatian. Selama ini banyak kita melihat yang bukan bidangnya tapi dipimpinnya, ini perlu menjadi perhatian juga._

_”Sebab, secanggih apapun programnya, kalau tidak dibarengi dengan SDM yang mumpuni di tingkat pelaksananya (Dinas, Badan, dll), maka sangat tidak mungkin program2 unggulan Bekasi nanti akan terealisasi dengan maksimal”._

*Abdul Kholik*
Politisi

_”Kewenangan Pj Bupati. Mau percaya angkat siapa. Beliau kenal tokoh bekasi mgkin masih terbatas. Atau mungkin udah searching & research, cuman kurang akurat. Bagi saya pribadi monggo aja. “TAPI YANG LEBIH PENTING DI PIKIRAN SAYA ADALAH… KESUSAHAN RAKYAT, TERUTAMA IBU-IBU… BETAPA MENYAYAT HATI…. CARI CARI DUIT BUAT BELI SERAGAM SEKOLAH ANAK NYA… BAHKAN ADA YG HARUS MINTA SERAGAM BEKAS KE TETANGGA YG ANAK NYA BARU LULUS. FENOMENA INI YG LEBIH PENTING HARI INI SY TEMUKAN UNTUK DIPIKIRKAN. _SEKOLAH GRATIS OKE. BIAYA2 LAIN TERNYATA MASIH ADA & BANYAK RAKYAT KITA YG MASIH TDK MAMPU. TEMUAN INI MENGUATKAN PREDIKAT BEKASI YG DIBERITAKAN MASUK DALAM KATEGORI “MISKIN EKSTRIM”._

*Amrul Mustopa*
Aktivis Lingkungan

_”Kami mendukung langkah-langkah PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan. Dengan dibentuknya TPPD akan menjadi energi ekstra untuk menggenjot pembangunan di Kabupaten Bekasi. Tentunya dengan didukung orang-orang yang serius, ada kemauan membangun Bekasi dan ditopang dengan SDMnya yang sudah tidak diragukan lagi._

_”Dengan banyaknya beragam pendapat dari para kalangan, ada yang kurang dan perlu dilakukan Pj Bupati Dani Ramdan, yaitu kurangnya sosialisasi dan diskusi kepada para tokoh Bekasi dalam pembentukan TPPD ini. Karena bagaimanapun, Bekasi banyak potensi, banyak orang orang-orang yang mempunyai SDM dan Bekasi juga banyak beragam persoalan dari berbagai aspek, dan bahkan bisa dikatakan krisis multidimensi, dari krisis sosial, ekonomi, lingkungan dan mental”._

*BIOGRAFI TPPD KABUPATEN BEKASI*

*Dr. Soni Sumarsono* (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Soni_Sumarsono)

Dr. Soni Sumarsono, M.D.M. (lahir 22 Februari 1959) merupakan salah satu pejabat Eselon I Kementerian Dalam Negeri. merupakan lulusan dari Universitas Gajah Mada. Soni bekerja di Departemen Dalam Negeri sebagai Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Ia bertugas sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta yang dilantik pada 26 Oktober 2016 mengingat adanya pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada Februari dan April 2017.

*Prof Dr Mahmud M.Si. CSEE*

Prof Dr Mahmud M.Si. CSEE merupakan salah satu putra terbaik Bekasi kelahiran 10 April 1962.

Rektor Universitas Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dan Guru Besar Madya Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung itu memiliki jiwa patriotik tinggi terhadap daerah kelahirannya dan selalu membanggakan Attaqwa yang didirikan Pahlawan Nasional Kyai Noer Alie sebagai sentra agama Islam di Kota dan Kabupaten Bekasi.

*Drs. H. Harun Al Rasyid, M.Si* (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Harun_Al_Rasyid)

Drs. H. Harun Al Rasyid, M.Si. atau yang akrab disapa Rasyid adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 1998–2003. Ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan periode 1989–1993.
Harun Al Rasyid lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat pada 27 Desember 1942.

Ia menerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Wirakarya pada tahun 1991, Penghargaan Pertasi Kencana pada tahun 1992 dari Presiden, dan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama pada tahun 1997.

*Dr. H. Munawar Fuad Noeh, MAg* (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Munawar_Fuad_Noeh)

Dr. H. Munawar Fuad Noeh, MAg (lahir 16 Mei 1970) dikenal dengan panggilan Bang Fuad atau Bang Kabek adalah seorang Penggiat Perubahan, Penulis, Dosen dan Konsultan Industrial Investment asal Indonesia. Selain itu Bang Fuad juga aktif sebagai Konsultan Program Sosial CSR/GCS (Corporate Social Responsibility/Good Corporate Governance), juga aktif sebagai Direktur Eksekutif di Kawasan Industri Internasional, Forum Investor Bekasi.

Bang Fuad terlahir di Kampoeng Babakan Cibarusah, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, pada 16 Mei 1970, dari Ibu Nyai Raden Hj Maskanah dan KH. Raden Noeh Inayatillah Ahmad.

Bang Fuad terpilih sebagai Wakil Pesiden Pemuda Asia (Vice President of The Asian Youth Council) untuk periode 2008-2011, sebuah organisasi resmi partnership dengan lembaga PBB yang berdiri sejak 1972 dengan keanggotaan 27 negara di kawasan Asia.

*Drs. H. Sudarisman, AK, MM*

Sosok satu ini ditengarai sebagai seorang akuntan publik.

*Aria Girinaya, SE.AK*

Aria Girinaya dikenal publik Bekasi saat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Bekasi masa bakti 2016-2020 dan diperpanjang berdasarkan SK DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Nomor: SKEP-62/Golkar/IV/2021 tanggal 08 April 2021 tentang Penunjukkan Pejabat Pelaksana Tugas Ketua dan Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bekasi masa bhakti 2016-2020.

Politisi kawakan itu menjadi Ketua Plt didampingi sekretaris H.M. Amin Fauzi.

Aria Girinaya juga pernah menjabat sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu tahun 2020 dan jabatannya saat ini sebagai Ketua PDK Kosgoro 1957 Jawa Barat.

*Ferdhiman Putera Bariguna, A.R.,S.T.,M.Ipol,*

Ferdhiman Putera Bariguna merupakan salah satu Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) Provinsi Jawa Barat.

Mantan Komisioner KPU Jabar diketahui publik Bekasi sebagai orang dekat Gubernur Ridwan Kamil.

*Dr. Merdi Hajiji*

Merdi Hajiji lahir di Bandung tanggal 6 Juni 1972. Dia menyelesaikan S1 di Ikopin, S2 Fakultas Komunikasi Unpad dan S3 di Fakultas Pasca Sarjana Unpas Program Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Utama Administrasi Publik.

Kesibukannya kini sebagai pengajar di berbagai perguruan tinggi di Kota Bandung dan menjadi peneliti kebijakan publik dan pemberdayaan masyarakat, serta saat ini menjabat sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bandung periode 2011-2016.

*Pulihono, S.E*

Pulihono, S.E. salah satu caleg dari partai golkar pada dapil jabar 8 dengan nomer urut 7. pulihono, s.e. lahir di purbalingga pada 12 mei 1977 dan menganut agama islam. pulihono bertempat tinggal di komplek puri kumala residence. pulihono juga telah menyelesaikan pendidikannya jenjang d4/s1.

Motivasi pencalonannya yaitu memberi manfaat sebanyak-banyaknya untuk orang lain bangsa dan masyarakat.

*Tubagus Hendra Suherman*

Tubagus Hendra Suherman merupakan salah satu Dewan Komisaris Holding Company PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS).

Di Bekasi, Tubagus Hendra Suherman dikenal sebagai politisi dan juga Ketua (Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong) atau Kosgoro 1957 Kota Bekasi.

Redaksi MPI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here