HARI SUNGAI NASIONAL, KALI CIKARANG DI PENUHI PENGGIAT LINGKUNGAN HIDUP BERSIH-BERSIH SUNGAI

0
17

Cikarang-Patriot Indonesia

Komunitas Rehab Kali Cikarang bersama lintas Komunitas (ARV, Patil Ganjil, Taman Hati Kali Cikarang) melaksanakan giat bersih-bersih Kali Cikarang yang terfokus dekat posko REHAB KALI CIKARANG yaitu di TAMAN HATI dalam rangka memperingati Hari Sungai Nasional yang jatuh pada tanggal 27Juli pada setiap tahunnya. Kamis, 28/7/2022

Hari Sungai Nasional yang diperingati setiap tanggal 27 Juli, merupakan hari nasional yang ditetapkan oleh pemerintah pada tahun 2011 dan tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2011 pasal 74.

Kegiatan bersih-bersih Kali Cikarang yang berada di belakang PT. Fajar Paper ini, menurut Muhammad Yahya sebagai ketua Rehab Kali Cikarang. Merupakan wujud dari perjuangan Rehab Kali Cikarang dalam merawat Kali yang ada di Kabupaten Bekasi menuju Sungai /Kali yang Sehat.

“Perjuangan kami di Rehab Kali Cikarang adalah terciptanya kondisi Sungai/Kali yang sehat, dimana itu terjadi bila kita semua peduli pada kondisi Sungai/Kali kita” Ujarnya Muhammad Yahya Ketua Rehab Kali Cikarang.

“Dipilihnya tanggal 28 Juli 2022, sebagai waktu acara bersih-bersih Sungai/Kali. Muhammad Yahya menegaskan bahwa bertepatan dalam rangka peringatan Hari Sungai Nasional dan Hari Konservasi Alam Sedunia yang jatuh pada tanggal 27 Juli setiap tahunnya. Tetapi acaranya kami selenggarakan di tanggal 28 Juli” Tambahnya Yahya.

Yahya berharap kedepan giat bersih-bersih Sungai/Kali yang dilakukan Rehab Kali Cikarang ini bisa menjadi sebuah tradisi di masyarakat Kabupaten Bekasi, yang pada akhirnya tujuan Sungai/Kali sehat di Bekasi bukan suatu hal yang mustahil tercapai.

“Giat bersih-bersih Sungai/Kali ini harus menjadi tradisi di masyarakat, kami pun di Rehab bukan hanya saat momen peringatan hari sungai saja melakukan giat bersih-bersih Sungai/Kali tetapi rutin setiap minggu sekali kami giat dalam rangka merawat Kali-lali di Bekasi” Tutup Yahya di sela kegiatan bersih-bersih kali.

Nampak terlihat juga di lokasi kegiatan beberapa penggiat lingkungan yang selalu hadir ARC (angler relawan cikarang), PATIL GANJIL dan TAMAN HATI. Kegiatan bersih-bersih kali cikarang tersebut menjadi mahnet yang kuat dengan melihat antusiasme warga yang datang serta notabene bukan dari relawan atau penggiat lingkungan.

Dengan tanpa alat yang memadai hanya berbekal kemampuan menyelam, sampah di angkat di dasar lalu disambut dengan anggota yang ada di DAS (daerah aliran sungai) dan dimasukan ke dalam karung, hasil sampah dasar bisa menjadi penahan DAS agar meminimalisir ABRASI ketika kering (lumpur menjadi tanah), sungguh tercipta GOTONG ROYONG yang di wariskan oleh Nenek moyang kita, momentum seperti ini yang membuat semangat kami bertambah.

“Ketika saya kecil kali atau sungai ini bening dan sepanjang DAS nya rimbun oleh bambu. Ayah saya selalu dapat ikan setiap kali memancing di sini, mancing tidak ada kata ZONK kalau jaman sekarang mah. Saya bisa berenang bisa menyelam ya dari sini kali cikarang. Karna terbiasa di ajak orang tua, tetapi suasana seperti itu tidak bisa terulang kembali, kesini kesininya banyak pabrik, sudah hilang dah tuh dikit-dikit sungainya jadi kecil pinggiran kali jadi sempit, ongkoh juga banyak yang pada jadi tempat tinggal/tempat usaha, semerawut dah. Bergabung nya saya ke REHAB KALI CIKARANG lewat PATIL GANJIL karna saya ingin seperti dulu. dah itu.
tutup lirih dari bang POJOK salah satu peserta kegiatan.

Pesatnya industri memang tidak di barengi dengan penyelarasan lingkungan khususnya kali/sungai, sungai yang tercemar limbah, warga yang tidak disiplin membuang sampah ke bangunan yang berada di bibir sungai, menambah miris kali cikarang.

“penanaman pohon bambu adalah jawabannya! dalam kegiatan ini pun disertakan penanaman yang di pimpinan bung Aprilawansi selaku ketua ARC, 200 batang bambu di tanam di bantaran kali cikarang tepat nya di belakang pabrik FAJAR yang berdeketan dengan posko taman hati. Dalam penjelasannya bung Apri berkata pohon bambu itu bisa menyerap air lebih banyak ke dalam akar, masuk ke dalam tanah, sekali pun kali cikarang di aliri limbah berbahaya pohon bambu ini yg menolong kita jauh sebelum kita terkena dampaknya, maka dari itu tanam pohon bambu sebanyak mungkin di pinggir kali” Jelasnya sambil menunjukan ruas bambu.

Terlihat seperti hutan amazon kali cikarang memang sangat terkenal dengan pohon bambunya yang rimbun disepanjang DAS nya indah, entah dari siapa yang memulai menanam yang pasti tugas kita saat ini untuk merawat dan menjaga kelestarianya.

Matahari siang ini pun sudah berada di atas tengah kali, kegiatan bersih sungai terhenti sambil menyuap sesuap nasi, ketua taman hati
berkelakar “makan dibawah pohon bambu mandangin kali cikarang-
jangan gede punya mau tapi liatlah zaman sekarang”

“Seperti anomali memang, tapi kegiatan ini bukan hanya di hari SUNGAI saja
para penggiat melakukan ini
per 2 Minggu dalam satu bulan
meski di Lain tempat tapi Masi di jalur kali cikarang dan kali kali di Bekasi,
program ini sudah di rencanakan jauh sebelum REHAB KALI CIKARANG terdaftar sebagai yayasan. terciptanya lingkungan yang sehat karena dari orang sekitar itu sendiri”.
Tutup bang AGAH HANDOKO
selaku sekjen REHAB KALI CIKARANG

Support dari PT pajar paper terhadap penggiat yg membersihkan sungai cukup membantu kegiatan,
bahwa PT PAJAR PAPER ingin ikut serta dalam rangkaian acara dari penebaran bibit ikan, penanaman pohon, pengangkatan sampah, pokonya di tiap tiap kegiatan lingkungan khususnya kali/sungai pajar ingin support. Tutupnya melalui utusannya pak Bubun.

Shndy. M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here