BABINSA BERGERAK AKTIF DUKUNG PROGRAM BIAN

0
18

Brebes 11/8-2022
Dalam upaya mendukung dan mensukseskan program pemerintah di bidang kesehatan, Kodim 0713 Brebes beserta Koramil jajaran terus bergerak melakukan monitoring dan pendampingan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di wilayah Kabupaten Brebes.
Serda Solekhudin terjun langsung bersama Nakes PKM dan Kader Posyandu melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Posyandu Balita RT 01 RW 03 Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (11/08/2022).
Saat dihubungi, Serda Solekhudin, menjelaskan bahwa program berskala Nasional harus mendapatkan prioritas penanganannya.
untuk itu Kodim 0713 Brebes tidak tinggal diam menyambut program pemerintah yang memiliki kadar terhadap masa depan anak Indonesia ke masa depan yakni memiliki putra- putri tangguh sehat dan kuat.
” Kami sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia ( TNI,red) merasa bertanggung jawab atas penyiapan anak- anak Indonesia di masa depan ” tukasnya di sela- sela
pendampingan
program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN,red) di Desa Kemukten Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes,11/08-2022.
Dalam kegiatan tersebut Koramil menggandeng tenaga kesehatan (Nakes,red) Petugas Kesehatan Masyarakat( PKM) di bantu tenaga Posyandu Balita yang di sentralkan bertempat lokasi RT.01 Rw.03.
” Koramil Kersana akan intens dalam program BIAN ini,memonitor serta pendampingannya agar tujuan pemerintah tercapai ” lanjutnya.
Di kesempatan tersebut Serda Solekhudin, sebagai petugas yang pernah bertugas di pulau Cendrawasih tahu persis akan tupoksi program ini untuk terus di bedayakan dengan sestem terpadu dan terukur sehingga secara real dapat di rasakan oleh ibu dari balita.
” Kita tidak hanya menghasilkan statistik belaka,tapi lebih dari itu ada perubahan- perubahan penting terhadap keluarga terkhusus pada Ibu dan anaknya yang masih balita” paparnya.
Banyak memang masyarakat belum paham tugas seorang Babinsa, masyarakat hanya memahami sebatas pengamanan negara saja.
Padahal selain tugas teritorial ada tugas yang lebih plural yaitu kemasyarakatan di libatkan ataupun melibatkan diri dalam setiap kegiatan masyarakat.
Sosok Kapten Arm Jupriadi (Dan Ramil)
06 Kersana yang baru satu bulan bertugas sangat mengapresiasi pada prajurit ( Babinsa,red) dan mendorong agar senantiasa berada di tengah masyarakat serta mengenalnya lebih dekat.
” Sepenuhnya saya mendukung program kemasyarakat serta mendorong anggota agar lebih aktif berada dengan masyarakat ” ujarnya.
Lebih lugas lagi, beliau sampaikan bahwa Tentara Nasional Indonesia ( TNI,red) tidak mungkin bisa terpisahkan dengan rakyat.
” Sejarah telah menjelaskan bahwa TNI lahir dari rahim rakyat ” demikian tegasnya.
Program berskala nasional harus benar- benar di fahami secara luas oleh ibu- ibu yang memiliki balita bahwasanya anak- anak merekalah yang kelak memegang tongkat estafet kepemimpinan negeri ini, untuk itu harus ada implementasi berkesinambungan anak Indonesia yang kokoh kuat dan tangguh serta bertanggungjawab.
Serda Sholkhudin menyisipkannya pesan penting bahwa program ini bukan hanya sebagai pelayan rutinitas kesehatan tapi ada nilai- nilai yang harus di jaga dengan,beliau menyitir sebuah ungkapan yang sering terdengar di masyarakat.
” Sering kita dengar dari tubuh yang sehat kita menjadi kuat” urainya berfilsafah sambil tertawa renyah dari sosok Babinsa yang humanis dengan jargon ” Di Tlateni “.
Unit Pelayanan Terpadu Puskesmas (UPT,red) Kersana dengan menggandeng tiga pilar dan Nakes desa. ”Kegiatan ini sejatinya merupakan upaya bersama, antara PKM, Pemdes, tiga pilar dan Nakes, Pemdes dalam pemeliharaan kesehatan bagi anak balita”, ungkapnya.

Masih lanjutnya, pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan yang harus dilakukan para Babinsa demi peningkatan kualitas kesehatan generasi mendatang, terlebih dalam menghadapi Indonesia Emas.

Pada kesempatan ini, Babinsa juga mengajak para orang tua meluangkan dan jangan melalaikan dengan waktu dan disiplin membawa anak balitanya ke Posyandu, untuk memantau perkembangan kesehatan dan pertumbuhan anak balita. Kesehatan ini sangat penting bagi kita semua, lanjutnya, terlebih anak balita yang dalam masa pertumbuhan.

Agar anak balita dapat tumbuh sehat, maka harus terus dipantau melalui pemeriksaan di Posyandu atau layanan kesehatan lainnya. ”Kita semua berharap, anak-anak kita tidak mengalami keterlambatan pertumbuhan atau yang dikenal dengan stunting”, tutur Babinsa yang sering di panggil Bang Udin atau Bang Sholeh yang sering berkumpul- kumpul dengan anak muda karena Babinsa yang masih relatif muda penggemar ayam geprek pedas, tapi mampu menempatkan dirinya pada setiap kalangan masyarakat penuh harap. (Pendim0713).

—Ir.Soekarno pernah menyatakan ” Beri saya Sepuluh pemuda maka akan kuasai dunia”—–

Jurnalis MPI
Mohammad Riyadi
Biro Brebes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here