GREBEG KIRAB SEDEKAH BUMI MOMENTUM KEAKRABAN MASYARAKAT DENGAN PEMERINTAH DESA

0
15

 

Patriot Indonesia -Brebes,31/8/2022

Sedekah bumi merupakan tradisi desa yang setiap tahun di laksanakan dengan melibatkan seluruh masyarakat termasuk tokohnya seperti Ulama, Para sepuh dan pinisepuh berbaur menyatu.

Di awali dari titik nol perbatasan desa, melautnya masyarakat dalam grebek sedekah bumi Desa Kubangsari Kecamatan ketanggungan Kabupaten Brebes.
” Alhamdulillah kami bersatu pada dengan seluruh warga” Ujar Siswo Kepala Desa muda yang memang sedang menapaki tahun ke tiga kepemimpinannya.

Patriot mencoba mengulik sosoknya dengan beberapa statement yang menguji bagaimana beliau bisa menjadi seorang leader.
” Saya tidak alergi dengan kritik yang di lontarkan warga kami,mereka perlu di dengarkan keluhannya dan itu menjadi tugas penting untuk kemajuan desanya ” sambungnya di sela- sela acara tersebut.

GREBEG sedekah bumi 31/8/2022 di ikuti berbagai komunitas antara lain, kelompok petani, sepeda ontel, Banser serta patayat dan kelompo pengajian yasinan.

Ining Indriani, ketua patayat dan pengajian berharap acara tersebut harus di jadikan agenda tahunan
” Saya sangat mendukung kegiatan semacam ini, karena budaya tidak bisa di hilangkan karena itu bagian dari pemupukan budaya ” ucapnya sambil menyiapkan anggotanya yang kurang lebih ada 50 orang.

Sementara itu, Sidik yang di temui sebelum acara di mulai juga menyampaikan mewakili komunitas sepeda ontel menyebutnya pagelaran yang melibatkan hampir 300 orang menjadi sebuah simbol ke akraban antara pemerintah desa dengan masyarakatnya
“Kami berharap tegur sapa pemimpin dengan warga, menjadikan simpul komunikasi yang baik, dan pemerintah desa tidak alergi atas kritik yang di sampaikan dari arus bawah ” tukasnya dengan mengenakan baju Jawa berlorek identitas komunitas.

Dari tokoh muda yang gemar sepak bola Deni Irawan juga memberi komentar yang tidak jauh dari yang lsinnya, menitipkan pesan yang cukup tegas bahwa binaannya yakni team sepak bola harus bisa lebih memiliki porsi dukungan karena, dari pemudalah desa akan memiliki nilai plus dalam kerangka pembangunan di desa
” Perhatian terhadap pemuda akan menaikan grade desa, di tingkat lebih tinggi kanca pemuda dan di perhitungkan perannya ” tukasnya yang berbaur sigap mengatur tertib acara.

Pawai Grebeg Sedekah Bumi, merupakan perwujudan rasa terima kasih atas welas asih yang maha kuasa, berbagai macam sayur mayur, buah- buahan dan hasil tani menjadi hiasan gunungan jadi salah satu ciri simbol pertanian.

Kepala Desa, di kesempatan itu menaiki kuda dengan berbaju putih di arak masyarakat dan di saksikan Beribu pasang mata penonton yang memagar betis di pinggir jalan yang memadati.

Di iringi group drumband, Abdul Wahid dari Banser Desa Dukuh Badag yang turut memeriahkan.
” Kami memang intens untuk mengikuti acara- acara di desa – desa, sekaligus memperkenalkan bahwa Banser Nahdatul Ulama ikut berperan di masyarakat secara sosial kemasyarakatan ” jelasnya singkat.

Acara pawai Grebeg Sedekah Bumi, malam hari di pungkasi pagelaran wayang golek dari jawabarat yakni Dadan Asep Sunarya anak kadung dalang kondang Asep Sunandar Sunarya ( almarhum )yang memberi pesan- pesan ke tauhidan dan pemupukan mental masyarakat menjadi warga yang senantiasa pandai bersyukur pada Sang Maha PenciptaNya.

Hadir juga Forkompinca camat,Danramil dan Polsek Kecamatan Ketanggunga serta anggotanya untuk mengamankan jalannya pagelaran wayang golek serta undangan lainnya.

—- Nguri-nguri budaya warisan leluhur merupakan suatu bentuk perawatan dan pengamalan yang harus di lestarikan —–

Jurnalis
MPIBrebes
Mohammad Riyadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here