DANRAMIL 06/KERSANA, BERBAGI DI JUM’AT BERKAH

0
8

 

MPI Brebes, 9/9/2022

Uangkapan tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah, sudah sering kita dengar di masyarakat Indonesia yang penuh cinta kasih.

Makna dari ungkapan tersebut di kunci dalam
” FRASE BERBAGI” bahwa Rizki yang kita adalah sebagian milik orang lain, konotasi itu kadang terpleset dengan menilainya berbentuk “UANG ”

Tidak demikianlah makna dasarnya yang terkandungnya, hidup itu sendiri merupakan Rizki, dan Allah hambanya agar menjadi orang yang bermanfaat bagi manusia lainnya, dalam keadaan berlebih atau kekurangan (harta) memiliki hak yang sama untuk berbagi.

Jum’at, 9/9/2022, hari ini, Jupriyadi, Danramil 06/Kersana, berpangkat Kapten dari Devisi Arteliri Medan ( Armed,red) sosok pemimpin yang memiliki jiwa sosial tinggi mengaplikasikan Jum’at berkah dengan berbagi nasi ponggol depan kantornya, di jalan raya, bersama anggota lainnya.
” Sebagai ikatan kebersamaan kami di kesatuan, tentara juga memiliki hati dan peduli dalam nilai sosial kemasyarakatan ” ujarnya di tengah aksi empati berbagi nasi ponggol,

Lebih lanjut, beliau sampaikan bahwa berbagi ini untuk siapa saja terutama pekerja tarik becak, ojek dan duafa.
” Alhamdulillah, ini
kegiatan yang ke delapan kalinya, di awali bulan Juli 2022″ jelas Serda Sholekhudin dan anggota lainnya yang Trengginas ( cekatan,red) bersemangat membagi nasi bungkus dan menyambangi orang yang lewat.

Patriot berusaha, selidik darimana dana untuk kegiatan tersebut apakah dari para donatur masyarakat sekitar…?, dengan senyum Danramil yang baru di karunia 3 anak laki- laki agak enggan menjelaskan,
” Yah…sementara masih dari orang dalam sendiri ( anggota) dengan kesadarannya” tukasnya pelan, suaranya sedikit di tekan.

Patriot, masih penasaran, kegiatan mulia itu berlangsung karena sumber dana hanya dari penyisihan. penghasilan.
” Kami berharap terus berlanjut, meski suatu saat saya tidak di Koramil Kersana lagi” tetap dengan keramahannya meladeni pertanyaan yang di ajukan padanya.

Aksi berbagi, Jum’at berkah tidak ada Intruksi komando pimpinan pusat, hal tersebut murni inisiatif anggota yang merasa peduli sesama.
” Mudah-mudahan kedepan lebih banyak lagi jumlah nasi bungkus plus air mineralnya yang di salurkan, sementara baru mampu cuma seratus bungkus ” sambungnya lirih.

Berbagi sebagian Rizki atas nikmat yang di berikan Tuhan Yang Maha Esa,
sesungguhnya merupakan karunia yang sangat besar, karena tumbuh berkembang dari keikhlasan juga ketulusan hati, merupakan modal kehidupan dimana sikap seperti ini sering terabaikan, padahal sejatinya manusia di sebutkan sebagai makhluk sosial dan berperadaban dan berkebudayaan inilah genetika sesungguhnya
yang melekat sejak di lahirkan.
” Dengan bersedekah, kita menjadi kaya ” sorong Sholekhudin, tapi buru-buru Patriot potong kalimat itu dengan sebuah pertanyaan tajam, apa yang di maksud kalimat kaya tersebut, karena bisa menjadi tafsir di telan mentah ( Kaya Harta,red ).
” Owhh… kaya yang hakiki adalah mendapatkan kelembutan hati nurani, pikiran serta empati ” timpalnya menegaskan.

Agenda aksi Jumat berkah di mulai dari pukul 07.00 s/d 09.00 Wib, mendapat simpatik positif dari masyarakat, mereka kini tidak merasa canggung lagi jika bertemu tentara berbaju loreng, dengan demikian terbangun komunikasi timbal balik yang baik.

—- Segera bersedakahlah,
sebelum kelak tiada seorangpun mau menerimanya—

Jurnalis
Mohammad Riyadi
Biro Brebes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here