5 Windu Tragedi Tg Priok

0
3

 

*_Patriot Indonesia_ .* Lingkar 17 bersama beberapa Tokoh Ulama serta element masyarakat Jakarta utara menggelar silaturahmi akbar. Perhelatan penuh hikmat ini mengenang korban tragedi Tanjung Priok 12 September 1995 di Masjid Al Arafah, Sukapura Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (11/9).

Dalam kegiatan yang menghadirkan penceramah *KH. Ronggosutrisno Tahir* ( _Pimpinan Umum MPI_ ) dan KH Maulana Poso Siregar serta Keluarga Besar almarhum Amir Biki yang juga memberikan santunan terhadap puluhan anak yatim piatu oleh DKM Masjid Al Arafah Beni Biki yang juga Adik Kandung Amir Biki.

Acara ini dihajatkan untuk mengenang tragedi Tanjung Priok 38 Tahun silam, serta sebagai momentum agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dimasa mendatang, ujar Ketua Umum Komunitas Lingkar 17 Euis Chasanah.

Harap dicatat bahwa kami masyarakat Tanjung Priok tidak akan pernah anti Pancasila. Tapi ketika Pancasila digunakan untuk kepentingan-kepentingan kekuasaan. Misalnya Azas tunggal dimana Pancasila di jadikan sebagai satu-satunya Azas ber organisasi. Itu yang kami persoalkan dan kami *menolak*

Bahwa untuk azas organisasi keberagamaan jika harus berazaskan Pancasila harus di sanding kan dengan kebeagamaan. dengan demikian Azas Pancasila tidak membuang azas Agama.

Kami tegaskan bahwa masyarakat Tanjung Priok hingga kapanpun bakal tetap komitmen kepada pendiri bangsa ini. Bahwa dasar negara kita adalah Pancasila,” demikian KH Ronggo dalam ceramanya.

Sahabat saya Yusron yang juga korban tragedi Priok menjelaskan, tragedi Tanjung Priok merupakan peristiwa memilukan bagi para korban sehingga penyelenggaraan napak tilas ini merupakan pesan moral yang dibagikan kepada masyarakat dan penyelenggara Negara ini. Bahwa peristiwa saat itu sangat mengenaskan sekaligus menyakitkan.

Tragedi Tanjung Priok harus menjadi pelajaran dan
untuk di mencermati bahwa tragedi 38 silam kedepan nya tidak akan ada lagi peristiwa serupa.

*Iwan Heryanto/* _Redaktur MPI_

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here